banner 728x250
DAERAH  

Wastra Corak Barru Jadi Primadona Pengunjung

banner 120x600
banner 468x60

Makassar, zona-pantau.com — Kerajinan tangan warga Barru kembali menjadi pusat perhatian dalam pameran yang digelar di Makassar.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barru menampilkan wastra khas, kerajinan anyaman bambu, dan produk unggulan batu cobek.

banner 325x300

Kehadiran stand Dekranasda Barru langsung menyita perhatian pengunjung. Berbagai produk yang dipamerkan laris terjual sejak hari pertama pembukaan.

Wastra dengan corak “Berru” menjadi primadona. Kain tenun khas Barru ini hadir dengan berbagai warna cerah dan motif yang menggambarkan identitas daerah.

Corak Berru dinilai unik karena memadukan filosofi budaya lokal dengan selera pasar modern. Banyak pengunjung yang membeli untuk bahan busana maupun koleksi.

Selain wastra, anyaman bambu karya perajin Barru juga sangat dilirik pencinta seni kriya.

Produk seperti bosara, baki, tempat kue, tempat tisu, tempat emas, dan keranjang kue dipamerkan dengan finishing yang rapi dan halus.

Salah satu pelaku industri kreatif nasional, Tiyasa Indonesia, menunjukkan ketertarikan khusus terhadap anyaman bambu Barru.

Mereka menilai kualitas anyaman sangat halus dan memiliki nilai estetika tinggi.

Ke depan, Tiyasa Indonesia berencana menjadikan anyaman tersebut sebagai elemen desain interior ruangan dan dinding.

“Selama ini anyaman kita hanya dikenal sebagai peralatan rumah tangga. Jika bisa masuk ke desain interior, maka nilai jual dan pasarnya akan jauh lebih luas,” ujar Ketua Dekranasda Kabupaten Barru di sela pameran.

Produk batu cobek dari Barru juga tidak kalah diminati. Batu cobek khas Barru dikenal kuat, awet, dan memiliki tekstur yang baik untuk mengolah bumbu.

Pengunjung menilai produk ini cocok untuk kebutuhan dapur rumah tangga maupun usaha kuliner.

Dekranasda Barru berharap pameran ini menjadi pintu masuk perluasan pasar kerajinan Barru ke skala nasional.

Dengan dukungan pelatihan dan pemasaran, produk wastra, anyaman bambu, dan batu cobek diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan perajin di Barru.

Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen terus mendorong inovasi produk agar kerajinan lokal tidak hanya lestari, tetapi juga berdaya saing. (Aiq)

\ Get the latest news /

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP