Parepare, zona-pantau.com — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Kota Parepare memastikan pendistribusian gas LPG 3 kilogram saat ini berjalan normal seperti biasa.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindag ,Andi Wisna yang dihubungi, Rabu (10/06/2026).
Menurutnya, kondisi distribusi gas bersubsidi kini sudah kembali lancar dan tidak lagi terjadi antrean panjang di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).
Situasi tersebut ditunjang dengan beroperasinya SPBE Barru yang sebelumnya menjadi salah satu faktor penghambat distribusi.
“Berdasarkan informasi dari agen, pendistribusian LPG 3 kilogram saat ini normal seperti biasa. Antrean di SPBE juga sudah tidak ada lagi karena SPBE Barru telah kembali beroperasi,” ujar Kepala Dinas Perindag.
Ia menjelaskan, kelangkaan LPG yang sempat dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir bukan disebabkan oleh terganggunya pasokan.
Tingginya permintaan dimasyarakat dipicu oleh banyaknya kegiatan hajatan, pesta pernikahan, dan berbagai acara keluarga yang digelar setelah Lebaran.
Kondisi ini menyebabkan konsumsi LPG 3 kilogram meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
Meski demikian, pihaknya memastikan stok LPG dalam kondisi aman dan masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan karena distribusi telah kembali berjalan normal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan. Pasokan dan distribusi saat ini dalam kondisi normal sehingga tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan,” tambahnya.
Dinas Perindag akan terus berkoordinasi dengan agen dan pihak terkait guna memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram tetap terjaga serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Keluhan kelangkaan tabung Gas Elfiji 3 Kilogram menjadi keluhan masyarakat disejumlah wilayah. Tidak hanya ketersediaan tabung gas Elfiji, harga di tingkat pengecer juga melambung tinggi. (*)


















