Barru, zona-pantau.com — Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang rapat koordinasi (Rakor) bersama Dinas Perikanan dan penyuluh Perikanan, Jumat (20/02/2026).
Rakor ini sebagai upaya memperkuat sektor perikanan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Abustan menyampaikan, pentingnya penguatan data dasar perikanan sebagai basis perencanaan.
Hal ini menjadi krusial mengingat sektor pertanian, yang didominasi oleh perikanan, merupakan penyumbang PDRB tertinggi di Kabupaten Barru.
Selain perikanan tangkap dan tambak, budidaya ikan menjadi fokus utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Mengingat, Kebijakan terbaru Presiden Prabowo yang menargetkan Indonesia sebagai eksportir ikan budidaya terbesar.
“Khususnya ikan budidaya tambak dan air tawar, memberikan dorongan baru bagi daerah,” katanya.
Menurutnya, Kabupaten Barru dengan potensi air tawar yang melimpah, diharapkan dapat mengembangkan budidaya air tawar secara optimal.
Untuk mencapai tujuan ini, inovasi dengan biaya murah namun memberikan manfaat besar sangat dianjurkan.
“Contohnya, budidaya kerang (tiram) menggunakan kulit kerang dan bambu sepanjang satu meter,” katanya.
Tidak hanya itu, pemanfaatan ban bekas sebagai pengganti rumpon, yang tidak merusak ekosistem laut.
Progres Kampung Nelayan Merah Putih juga diharapkan terus dikawal, dengan harapan penambahan dua titik lagi dapat segera terealisasi.
Melalui perencanaan yang matang, data yang kuat, dan inovasi berkelanjutan sektor perikanan di Kabupaten Barru.
Diharapkan dapat terus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi yang signifikan.(Aiq)


















