banner 728x250
DAERAH  

Mafia BBM Subsidi Marak Disejumlah Daerah Tanpa Ada Tindakan

banner 120x600
banner 468x60

Parepare, zona-pantau.com — Praktik penimbunan dan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara ilegal atau yang disebut “mafia BBM subsidi” kembali marak di wilayah Sulawesi Selatan, Sabtu (06/06/2026).

Kondisi ini memicu desakan masyarakat agar aparat kepolisian segera turun tangan melakukan tindakan.

banner 325x300

Koordinatir Koalisi Peduli Pare (KPP) Ahmad Basri Mengatakan, Modus yang digunakan di setiap daerah berkedok nelayan dan barcode milik orang lain, baik menggunakan Jerigen maupun tangki modifikasi.

Seperti halnya yang terjadi di SPBU 74.911.60 Ujung Bulu, Kota Parepare, praktik mafia BBM Subsidi menggunakan mobil truk dengan tangki modifikasi.

“Mobil truk ini diduga menggunakan barcode lebih dari satu dengan pengisian mencapai 200 liter setiap barcode,” katanya.

Sementara di SPBU 74.907.65 Takkalasi, Kabupaten Barru juga terjadi praktik mafia BBM dengan bermodalkan surat rekomendasi dari Dinas Perikanan Kabupaten Barru dan barcode berbeda.

Kejadian pelansir BBM jenis Pertalite menggunakan Jerigen dengan modal surat rekomendasi Dinas Perikanan.

Pelansir ini memiliki lebih dari satu surat rekomendasi dan mengisi puluhan Jerigen yang dimuat menggunakan mobil pickup.

Untuk pelansir BBM jenis Solar menggunakan mobil truk dengan modal barcode. Terpantau juga yang lainnya menggunakan Jerigen yang diangkut menggunakan motor.

Tidak hanya itu, beberapa daerah di wilayah Ajatappareng terjadi praktik mafia BBM subsidi seperti, Sidrap dan Pinrang.

Bahkan, di Pangkep ditemukan sebuah bangker penampungan BBM yang diisi solar subsidi.

Sesuai informasi yang dihimpun SPBU di Makassar, Gowa, dan Maros juga melayani mafia BBM.

Namun, tindakan nyata aparat penegak hukum belum berhasil memberantas praktik Mafia BBM ini.

Dengan adanya praktik ini, masyarakat umum yang menggunakan BBM subsidi justru kesulitan mendapat porsi BBM saat hendak mengisi kendaraan.

Pihak pertamina yang dihubungi, mengatakan pihaknya akan menindak dugaan penyalahgunaan BBM Subsidi.

“Baik pak, terima kasih atas laporannya. Untuk selanjutnya kami coba telusuri,” singkat Rais. (*)

 

\ Get the latest news /

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP