Parepare, zona-pantau.com — Polisi masih mendalami kasus dugaan penipuan turnamen domino Walikota Cup 2025 di Parepare yang berakhir ricuh dan merugikan ribuan peserta.
Hingga kini, kasus tersebut belum naik ke tahap penyidikan dan masih dalam proses penyelidikan. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, di Mapolres Parepare, Jumat (19/09/2025).
Dia menegaskan pihaknya serius menangani laporan masyarakat terkait kegiatan yang batal tuntas digelar.
“Kami sudah menerima sejumlah aduan peserta yang merasa dirugikan. Saat ini, penyidik sedang mengumpulkan keterangan dari peserta maupun panitia. Kalau ditemukan unsur pidana, tentu kasus ini akan kami tingkatkan ke penyidikan,” katanya.
Menurutnya, saat ini pihaknya tengah fokus pada uang pendaftaran dan rekening panitia.
“Ada beberapa kendala dalam proses penyelidikan, salah satunya banyak peserta berasal dari luar daerah,” akuhnya.
Meski begitu, beberapa calon peserta sudah bersedia hadir memberikan keterangan di Parepare.
“Kita juga fokus alasan panitia yang belum mengembalikan secara tuntas uang pendaftaran dan menelusuri delapan nomor rekening yang diduga digunakan panitia untuk menerima pembayaran,” jelasnya.
“Kami butuh keterangan dari semua pihak agar kasus ini jelas. Selama ada peserta yang belum menerima uangnya kembali, proses penyelidikan akan terus berjalan,” tambahnya.
Dia menjelaskan, Status perkara ini masih sebatas penyelidikan karena belum banyak saksi yang diperiksa.
Untuk itu dia, mengimbau masyarakat, khususnya peserta turnamen domino, untuk bersabar menunggu hasil kerja penyidik.
Diketahui, Turnamen Domino Walikota Cup 2025 sedianya digelar pada 6–7 September di Lapangan Andi Makkasau Parepare. Event ini diikuti 1.492 pasang peserta dari 18 provinsi, namun berakhir ricuh hingga dibatalkan pada Minggu (7/9/2025).(Rls)


















