banner 728x250

Bupati Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi

banner 120x600
banner 468x60

Barru, zona-pantau.com — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Barru di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (31/07/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan diawali dengan berbagai penampilan dari peserta didik SRT 1 Kabupaten Barru dan SRT 65 Kabupaten Pangkep.

banner 325x300

Serta penyerahan seragam harian sekolah, penyematan ID card kepada perwakilan peserta didik sebagai penanda dimulainya tahun ajaran baru di Sekolah Rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru merupakan karunia Allah SWT sekaligus amanah besar yang harus dijaga bersama demi masa depan generasi penerus daerah.

“Hari ini adalah momentum yang sangat penting dan membahagiakan bagi masyarakat Kabupaten Barru,” katanya.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, tetapi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh anak memperoleh pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan tanpa membedakan latar belakang ekonomi keluarganya,” ujarnya.

Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, pendidikan merupakan jalan utama meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru dan masyarakat, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas kebijakan menghadirkan Program Sekolah Rakyat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Barru.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, DPRD, Forkopimda, dan seluruh pihak yang telah mendukung hingga SRT 1 Barru mulai beroperasi.

Kepada para peserta didik, Bupati memberikan motivasi agar memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebagai awal meraih masa depan yang lebih baik.

“Jangan pernah takut bermimpi besar. Sekolah ini hadir untuk mengubah hidup kalian. Dari sekolah ini saya berharap akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan. Kelak akan ada yang menjadi bupati, gubernur, bahkan Presiden Republik Indonesia,” pesannya.

Bupati menjelaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, melainkan proses awal pembentukan karakter.

Ia mengajak seluruh siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun persahabatan, menghormati guru, menaati tata tertib, serta menumbuhkan budaya belajar yang disiplin dan bertanggung jawab.

Ia juga mengingatkan kepada peserta didik pentingnya menjauhi segala bentuk perundungan serta menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Kalian adalah anak-anak hebat. Nikmati proses belajar dengan penuh semangat. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan menemukan ilmu baru, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jangan pernah menyerah karena keadaan,” tuturnya.

Kepada para orang tua, Bupati mengajak untuk bersyukur atas kesempatan yang diperoleh anak-anak mereka menjadi bagian dari Sekolah Rakyat.

Menurutnya, seluruh kebutuhan dasar peserta didik akan dipenuhi selama menjalani pendidikan sehingga orang tua tidak perlu merasa khawatir.

“Saya ingin orang tua percaya bahwa anak-anaknya berada di tempat yang tepat. Mereka akan mendapatkan pendidikan, pembinaan karakter, pelayanan kesehatan, makanan bergizi, dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka,” katanya.

Bupati juga berpesan kepada para guru dan tenaga kependidikan agar mendidik peserta didik dengan penuh kasih sayang, memperlakukan mereka seperti anak sendiri, serta menguatkan pendidikan karakter agar lahir generasi yang cerdas, berakhlak, dan membanggakan.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Barru siap membuka ruang komunikasi untuk menyelesaikan setiap kendala demi mendukung keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat mendukung keberlanjutan Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu langkah nyata memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, perlindungan, dan kemudahan kepada kita semua dalam membangun dunia pendidikan serta mewujudkan generasi Barru yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala SRT 1 Kabupaten Barru, Haris, menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik dilakukan melalui penjangkauan langsung oleh pendamping PKH bersama Dinas Sosial untuk memastikan seluruh siswa berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2.

Saat ini, SRT 1 Barru memiliki 440 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, termasuk tambahan siswa titipan dari Kabupaten Pangkep.

Fasilitas belajar didukung ruang kelas, asrama berkapasitas 168 siswa, serta Water Treatment Plant (WTP) berkapasitas 84 meter kubik untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Haris menambahkan, dalam waktu dekat sekolah juga akan menerima lima Taruna Akademi Militer beserta dua pendamping sebagai bagian dari kerja sama Kementerian Pertahanan dan Kementerian Sosial guna memperkuat pembinaan karakter peserta didik.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Barru, PIC Sekolah Rakyat Kementerian Sosial, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Forkopimda.

Wakil Ketua I dan Anggota DPRD Kabupaten Barru, Sekretaris Daerah Barru, Sekretaris Pengadilan Negeri Barru, para pimpinan OPD, Pimpinan instansi vertikal.

Para camat, kepala desa dan lurah, Kepala SRT Kabupaten Pangkep, para guru, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), orang tua peserta didik, serta seluruh siswa baru Sekolah Rakyat. (Aiq)

\ Get the latest news /

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top