banner 728x250
DAERAH  

Pekerja Proyek Lahan Parkir Pelabuhan Nusantara Tidak Gunakan Safety K3

banner 120x600
banner 468x60

Parepare, zona-pantau.com — Proyek rehabilitasi lahan parkir Pelabuhan Nusantara menjadi sorotan publik, Kamis (28/08/2025).

Betapa tidak proyek ini sudah berlangsung beberapa minggu, tapi tidak jelas siapa pelaksana dan besaran penggunaan anggarannya.

banner 325x300

Hasil pantauan di lapangan, Tidak ada papan nama proyek yang terpasang di sekitar lokasi pekerjaan. Bahkan pekerja terlihat yang sementara melakukan aktivitas konstruksi tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja (K3) sebagaimana mestinya.

Para pekerja hanya mengenakan pakaian biasa tanpa helm proyek, rompi, maupun sepatu pelindung. Padahal, penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan standar utama dalam menjamin keselamatan tenaga kerja di area proyek.

Tidak hanya itu, Material jenis baru pecah atau krikil diduga bercampur tanah dan bahan material timbunan sudah mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan pengguna Pelabuhan.

Betapa tidak, debu dari material yang digunakan beterbangan saat aktivitas berlangsung, tentunya ini menjadi sorotan.

Koordinator Koalisi Peduli Parepare (KPP), Ahmad Basri mengatakan, Kondisi tidak boleh dibiarkan berlangsung dan ini sudah ada unsur kelalaian.

“Ini dikhawatirkan dapat membahayakan pekerja itu sendiri, terlebih dengan adanya aktivitas berat seperti pengadukan material, hingga penggunaan peralatan mesin,” katanya.

Menurutnya, Selain membahayakan keselamatan, pelanggaran terhadap prosedur K3 dan pencemaran udara.

“Ini sudah ada dampak hukum didalamnya, karena adanya unsur kelalaian dalam pengawasan,” katanya.

Dia meminta agar pihak berwenang untuk turun melakukan pemeriksaan terhadap pelaksana dan pengawas lapangan.

“Pihak pelaksana dan pengawas pekerja harus diperiksa atas kelalaian dalam pelaksana pekerjaan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun instansi terkait mengenai penerapan K3 serta dugaan penggunaan material yang bercampur dengan tanah dalam proyek rehabilitasi lahan parkir tersebut.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *