banner 728x250
DAERAH  

Pasokan Distribusi BBM Langka Selama Sepekan 

banner 120x600
banner 468x60

Sidrap, zona-pantau.com — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dilanda krisis kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar selama sepekan terakhir.

Sejumlah Stasiun Pengusian Bahan Bakar Umum (SPBU) harus menyuplai BBM dari Makassar yang sebelumnya dilayani dari Depot Pertamina Parepare.

banner 325x300

Kelangkaan BBM jenis Solar ini menjadi sorotan publik kinerja pihak Pertamina yang diduga kuat adanya permainan dalam pendistribusian BBM.

Has Pantauan Di sepuluh kecamatan yang tersebar di empat penjuru Sidrap, hampir semua SPBU mengalami krisis stok solar.

Pemandangan antrean truk dan mobil bak terbuka yang mengular berhari-hari sudah menjadi hal biasa.

Bahkan, sejumlah sopir rela menghabiskan malam di dalam mobil demi memastikan tak kehilangan giliran.

“Ini bukan antre berjam-jam lagi, tapi sudah berhari-hari. Kadang sampai tiga hari baru dapat jatah beberapa liter,” keluh Lukman, seorang sopir truk logistik, saat ditemui di salah satu SPBU di wilayah Sidrap, Senin (08/09/2025).

Sementara, pihak SPBU yang dimintai keterangan nya mengaku, Pasokan dari Pertamina Parepare memotong jatah dari yang harusnya didapatkan.

“Normalnya, kami menerima jatah 8 hingga 10 ton per hari. Namun, dalam sepekan terakhir, pasokan itu dipangkas drastis menjadi hanya beberapa ton saja,” ungkap seorang pengelola SPBU di Sidrap.

“Sekarang jatah solar kita sangat terbatas. Kadang suplai baru datang dua hari sekali, itupun malam hari,” tambahnya.

Menurutnya, untuk memenuhi permintaan konsumen, pihaknya meminta suplai dari Pertamina Makassar.

“Biasanya kami disuplai Pertamina Parepare, tapi sekarang stok di sana terbatas, jadi harus ambil dari Makassar, Itupun jatahnya kecil,” akuhnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak Pertamina. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *