banner 728x250

Kuat Dugaan Pengadaan Seragam Sekolah ‘Mark Up’ 

banner 120x600
banner 468x60

Parepare, zona-pantau.com — Pengadaan pakaian seragam sekolah di Kota Parepare diduga ada penyelewengan anggaran.

Betapa tidak, kualitas dan kuantitas pakaian seragam ini menjadi sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare.

banner 325x300

Kecurigaan pun memuncak adanya dugaan mark up atau penyelewengan anggaran pada pengadaan pakaian seragam sekolah ini adalah, ditunjuknya pihak Konveksi dari luar daerah.

“Kita meminta kepada aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun melakukan penelusuran penggunaan dana pakaian seragam sekolah ini,” kata Anggota DPRD Kota Parepare, Sappe saat melakukan konferensi pers, Selasa (12/08/2025).

Dia menyampaikan, pihaknya sudah memanggil pihak Dinas Pendidikan untuk mempertanyakan persoalan tersebut.

Namun, Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare belum dapat memberikan keterangan jelas pada penggunaan anggaran pengadaan pakaian seragam sekolah.

Sappe menyebutkan, Untuk pengadaan pakaian seragam sekolah ini, awalnya dianggarkan Rp800 ribu per satu anak untuk tingkat Sekolah Dasar dan Rp1 juta per satu anak untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Dana ini, dibahas sebelum pelantikan Walikota Parepare H Tasming Hamid dan Hermanto. Tapi setelah bapak Walikota Parepare dilantik ada penambahan anggaran untuk tingkat SD ditambah menjadi Rp1 juta dan untuk tingkat SMP ditambah menjadi Rp1, 2 juta per satu anak,” jelasnya.

Sebagai langkah yang ditempuh kedepan, pihaknya akan menggunakan Gak Interpelasi mempertanyakan hal ini.

“Kami akan tempuh Hal Interpelasi mempertanyakan hal ini, jangan sampai hanya sebatas kecurigaan atau memang betul ada penyelewengan anggaran,” tutupnya. (*)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *