Parepare, zona-pantau.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan tanggapan Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Kamis (14/11/2025).
Rapat yang dibuka oleh Ketua DPRD Kaharuddin Kadir dihadiri oleh 17 anggota dewan yang dinyatakan kuorum.
Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto, yang mewakili Walikota Parepare H Tasming Hamid menyampaikan secara umum menyetujui sejumlah poin penting yang diangkat oleh fraksi-fraksi.
Sebagaimana yang disampaikan oleh fraksi Transformasi dan Digitalisasi (Gerindra), Pemkot menyepakati perlunya penganggaran yang signifikan untuk transformasi digital dan optimalisasi pajak daerah berbasis data.
Hal ini sejalan dengan visi pembangunan yang lebih progresif, termasuk penyiapan paket proyek “siap jual”, untuk mendukung ketahanan pangan, energi, UMKM dan perlindungan sosial.
Seperti halnya yang disampaikan oleh fraksi (Gemoy) yang meminta peningkatan insentif bagi RT dan RW, Pemkot Parepare berkomitmen meningkatkan insentif bagi RT dan RW serta memastikan Satuan Tugas Terpadu tidak tumpang tindih dengan tugas pokok mereka.
Pemkot juga menekankan pentingnya menciptakan ekosistem berusaha yang sehat untuk mencetak pengusaha baru.
Untuk, transparansi dan UMKM yang disampaikan oleh fraksi (Golkar, Kerabat, Nasdem), Pemerintah mengapresiasi dukungan fraksi terhadap ketaatan administrasi dan keuangan, serta komitmen menjadikan APBD 2026 sebagai instrumen perlindungan UMKM dan penguatan transparansi pengelolaan keuangan.
Menanggapi kritik atas kecilnya anggaran keolahragaan, Pemkot menjelaskan bahwa hal itu disebabkan oleh kurangnya belanja daerah.
Dan menegaskan, prioritas utama adalah kebutuhan pokok dan pembiayaan yang bersifat mengikat.
Sementara ditempat yang sama, Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir mengatakan, setelah Pemerintah Kota Parepare menyatakan persetujuan dari semua pandangan fraksi, maka akan dilakukan pembahasan selanjutnya.
“Demi mengejar waktu, proses pembahasan akan dilakukan secara maraton dan intensif,” katanya.
Pihaknya menyampaikan, pembahasan segera dimulai Jumat dan dijadwalkan berlanjut Sabtu dan Minggu, hingga malam hari.
DPRD menargetkan seluruh proses pembahasan dan finalisasi Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 dapat rampung sepenuhnya pada Senin pekan depan. (Rls)


















