banner 728x250
DAERAH  

Barru Usulkan 11 Warisan Budaya Takbenda

banner 120x600
banner 468x60

Barru, zona-pantau.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru mencatat capaian membanggakan di bidang pelestarian budaya.

Pada 2026, Barru menjadi kabupaten dengan usulan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia terbanyak se-Sulawesi Selatan dengan total 11 karya budaya.

banner 325x300

Komitmen itu ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sebanyak 11 tradisi dan ekspresi budaya yang masih hidup, dipraktikkan, dan diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Barru diusulkan untuk mendapat pengakuan nasional.

Kesebelas karya budaya yang diusulkan yakni, Mappatettong Bola di Desa Mallawa, Kecamatan Mallusetasi.

Genrang Riwakkang di Pujananting Kecamatan Pujananting, Walasuji di Dusun Birue, Desa Siawung, Kecamatan Barru.

Mappangiso di Batu Rebbang, Kecamatan Soppeng Riaja, Makkatte’ di Kecamatan Tanete Rilau.

Mapparola di Kecamatan Tanete Riaja, Mappenre Balanca di Kecamatan Balusu, Mappacci Adat Barru di Kecamatan Barru.

Massappo Wanua di Kecamatan Balusu, Mappassili Botting di Kecamatan Barru dan Mappanre Temme’ di Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja.

Untuk mendukung proses pengusulan, Balai Pelestarian Kebudayaan Sulsel
memberikan bantuan berupa pembuatan video dokumenter salah satu usulan WBTb, yaitu Mappassili Botting dari Kecamatan Barru.

Sementara untuk 10 usulan lainnya, dokumentasi berupa video dan foto dikerjakan oleh Tim Warisan Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Barru.

Pengusulan ini merupakan hasil inventarisasi, pendokumentasian, kajian, dan pengumpulan data bersama pelaku budaya, tokoh adat, akademisi, komunitas budaya.

Serta masyarakat pendukung tradisi. Setiap karya budaya memiliki nilai sejarah, fungsi sosial, makna budaya, dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Barru.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari,SH.M.Si yang turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, A. Milawaty Abustan, S.Sos., M.M.

Menyampaikan bahwa dukungan Balai Pelestarian Kebudayaan Sulsel dan kerja Tim Warisan Budaya yang telah di-SK-kan Bupati menjadi bukti keseriusan Barru menjaga warisan leluhur.

“Warisan budaya bukan hanya kebanggaan daerah, tetapi juga sumber pengetahuan, nilai kehidupan, dan identitas yang harus dijaga bersama. Kami berharap 11 karya budaya Barru mendapat pengakuan nasional sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus mencintai budayanya,” ujar A. Ina, Sabtu, (13/06/2026).

Penetapan karya budaya sebagai WBTb Indonesia diharapkan memperkuat pelestarian budaya, mendukung pendidikan berbasis kearifan lokal serta meningkatkan daya tarik wisata budaya Barru.

Pengakuan ini juga menjadi apresiasi bagi masyarakat yang konsisten menjaga tradisi leluhur.

Bupati Barru mengajak seluruh elemen masyarakat terus berpartisipasi menjaga budaya daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan rasa bangga terhadap identitas lokal, tradisi warisan leluhur diharapkan terus hidup dan diwariskan ke generasi mendatang.

Capaian 11 usulan WBTb terbanyak se-Sulsel 2026 ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Barru memiliki kekayaan budaya beragam dan bernilai tinggi yang layak menjadi bagian Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang membanggakan bangsa.(Aiq)

\ Get the latest news /

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP