Parepare, zona-pantau.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas nasional kembali menjadi sorotan.
Kali ini terkait metode pengantaran makanan dari dapur atau SPPG ke lokasi penerima manfaat menggunakan motor roda tiga.
Seperti halnya yang terpantau di Jalan Jendral Ahmad Yani KM 3, Seorang yang menggunakan rompi warna hitam mengendarai sepeda motor 3 roda sedang membuat omprengan yang diduga berisi MBG.
Distribusi ompreng MBG dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke sekolah terlihat hanya menggunakan bak terbuka motor roda tiga tanpa penutup kedap dan tanpa kontrol suhu.
Sorotan muncul dari Koalisi Peduli Pare, yang menyebut makanan yang seharusnya higienis dan bergizi dikhawatirkan terpapar debu, asap kendaraan, dan panas matahari selama perjalanan.
“Selain, makanan yang terpapar matahari langsung, pengantaran MBG menggunakan kendaraan tiga roda tidak sesuai mekanisme,” jelas Om Cukeq, Kordinator Koalisi Peduli Pare, Rabu 07/10/2026).
Dia meminta BGN agar turun melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi MBG di setiap SPPG di daerah.
“Jangan sampai program yang niatnya baik untuk gizi anak justru menimbulkan masalah kesehatan baru karena distribusinya tidak higienis,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG belum memberikan keterangan resmi terkait standar operasional pengantaran MBG menggunakan motor roda tiga. (*)


















