Parepare, zona-pantau.com — Para pedagang asongan masih berjualan bebas di area Dermaga Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, hal ini menuai sorotan publik.
Bakan kuat dugaan, pihak Pelindo selaku pengelola pelabuhan melakukan pembiaran terhadap praktik tersebut.
Keberadaan penjual asongan dinilai dapat mengganggu kenyamanan penumpang dan berpotensi menimbulkan risiko keamanan.
Sejumlah saksi mata mengungkapkan bahwa para pedagang asongan kerap kali masuk ke area dermaga tanpa pengawasan yang ketat.
Mereka menjajakan makanan, minuman, hingga barang kebutuhan sehari-hari kepada para penumpang yang hendak naik atau turun dari kapal.
Para penjual asongan ini sudah melakukan aktivitiasnya tanpa adanya teguran dari pihak pengelola pelabuhan.
“Setiap kali kapal sandar, mereka langsung masuk tanpa hambatan. Seolah-olah memang sudah biasa dan dibiarkan,” ujar seorang penumpang tujuan Samarinda, Rabu (27/08/2025).
Pihak Pelindo hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembiaran tersebut.
Namun, sejumlah pihak mendesak agar ada tindakan tegas guna menertibkan area pelabuhan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
Apalagi dermaga merupakan zona terbatas yang seharusnya steril dari pihak yang tidak berkepentingan langsung.
Seperti halnya yang disampaikan, Ahmad Basri Koordinator Koalisi Peduli Pare (KPP).
Dia mendesak Pelindo agar turun tangan melakukan penertiban penjual asongan di area Dermaga.
“Area Dermaga itu merupakan area steril. Jangan sampai dengan adanya pembiaran seperti ini membuat area Dermaga semakin semrawut,” Singkatnya.(*)


















