banner 728x250

Bupati Barru Ikut Mappadendang Bersma Warga  

banner 120x600
banner 468x60

Barru, zona-pantau.com — Semarak budaya dan kearifan lokal kembali menggema di Kabupaten Barru dengan pergelaran adat Mattojang dan Mappadendang di Lapangan Monumen Nasional Desa Paccekke, Kecamatan Soppeng Riaja, Rabu (10/09/2025) malam.

Pada kesempatan itu, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si, menyampaikan rasa bangga atas keberlangsungan acara adat yang sarat makna dan nilai budaya tersebut.

banner 325x300

“Saya merasa bangga karena Mattojang telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Barru. Mari kita terus jaga dan lestarikan tradisi luhur ini,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Andi Ina menyampaikan pentingnya publikasi kegiatan adat sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata, khususnya di Desa Paccekke yang kini ditetapkan sebagai salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Barru.

“Saya mohon dukungan para mahasiswa dan media untuk menyebarkan kegiatan ini lebih luas melalui media sosial. Ambillah dokumentasi yang menarik agar semakin banyak orang yang tertarik datang ke Barru,” tambahnya.

Dia juga menyempatkan diri mengikuti prosesi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mencoba permainan tradisional Mattojang serta mengambil bagian dalam kegiatan Mappadendang.

Sementara itu, Kepala Desa Paccekke, Muhammad Dahlan, S.Sos., M.Si, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati dan seluruh jajaran.

Ia menjelaskan bahwa perpaduan kegiatan Mattojang dan Mappadendang merupakan kekayaan budaya khas Paccekke yang tidak dimiliki daerah lain.

“Di desa ini berdiri Monumen Nasional Paccekke yang punya nilai sejarah tinggi. Di sinilah pada tahun 1947, Jenderal Soedirman memberikan mandat pembentukan TRI yang menjadi cikal bakal TNI di Sulawesi,” terangnya.

Selain kekayaan budaya, Desa Paccekke juga dikenal dengan potensi UMKM lokal serta objek wisata Embung Paccekke.

Dalam kesempatan tersebu Kades juga mengusulkan agar kegiatan Napak Tilas sejarah perjuangan TNI dapat dilaksanakan secara rutin, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Barru dan kerja sama Pangdam XIV/Hasanuddin.

“Kami ingin menguatkan nilai sejarah ini, khususnya di kalangan generasi muda. Kami berharap Bupati dan Wakil Bupati bisa mendorong realisasi kegiatan napak tilas tersebut,” imbuhnya.

Puncak kegiatan malam itu dimeriahkan dengan penampilan seni tradisional, partisipasi masyarakat, serta keterlibatan langsung para pejabat yang turut mencoba ayunan tradisional Mattojang dan menumbuk padi dalam acara Mappadendang.

Diharapkan, pesta budaya Mattojang dan Mappadendang dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat jati diri lokal, tetapi juga mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di Barru.

Turut Hadir dalam Kegiatan, Wakil Bupati Barru, Dr. Abustan AB, M.Si,PJ Sekda Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si, Ketua PMI Barru, Muhammad Yulianto Badwi, Anggota DPRD Kabupaten Barru, Ir. AFK Majid, Para Kepala OPD Lingkup Pemda Barru, Camat Soppeng Riaja, Hidayatuddin, S.IP., M.Si, Kepala Desa, PLT Lurah Mangkoso, Tokoh masyarakat Desa Pacekke, dan mahasiswa KKN.(Aiq)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *