banner 728x250
DAERAH  

Asnun Resmi Ketua Umum Ikadah Sulsel

banner 120x600
banner 468x60

Makassar, zona-pantau.com — Asnun resmi dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Duta Lingkungan Hidup (IKADAH) Provinsi Sulsel Periode 2026–2028 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulsel, Sabtu (25/07/2026).

Pelantikan dihadiri perwakilan Pemprov Sulsel, Pusdal KLHK Wilayah Sulawesi & Maluku, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulsel, Polda Sulsel, instansi vertikal.

banner 325x300

Pemerintah kabupaten/kota, akademisi, organisasi kepemudaan, komunitas lingkungan, serta Ikadah dari berbagai daerah.

Mewakili Gubernur Sulsel, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulsel Kasman, S.Hut., M.M.
menyampaikan apresiasi atas pelantikan Pengurus IKADAH Sulsel periode 2026–2028. Dalam sambutannya.

Ia menegaskan, Duta Lingkungan Hidup tidak boleh berhenti sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.

Melainkan harus menjadi pelopor gerakan kesadaran ekologis yang mampu membangun budaya peduli lingkungan.

“Mengedukasi masyarakat, memperkuat partisipasi publik, serta membangun kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” ujarnya.

Ketua IKADAH Sulsel Asnun menegaskan, pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari pengabdian.

Menurutnya, IKADAH harus menjadi ruang kaderisasi, kolaborasi, dan pengabdian yang melahirkan gagasan serta aksi nyata bagi penyelesaian persoalan lingkungan di Sulawesi Selatan.

“Saya tidak menjanjikan jalan yang mudah, tetapi saya mengajak seluruh pengurus memasuki ruang pengabdian yang penuh tantangan,” katanya.

“Tugas kita bukan sekadar menyelenggarakan kegiatan, tetapi menghadirkan solusi. Kita tidak ingin dikenal karena banyaknya seremoni, melainkan karena manfaat yang dirasakan masyarakat dan lingkungan,” tegas Asnun.

Mahasiswa Ilmu Politik Uinam ini juga menekankan tantangan lingkungan saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas, dan generasi muda agar setiap kebijakan dan gerakan lingkungan memiliki dampak yang nyata serta berkelanjutan.

Sebagai arah gerakan organisasi selama masa kepengurusan 2026–2028, IKADAH Sulsel meneguhkan tiga komitmen utama.

Yaitu memperkuat edukasi dan literasi lingkungan di tengah masyarakat, mengonsolidasikan kepengurusan hingga tingkat kabupaten/kota sebagai penggerak aksi lingkungan di daerah.

“Serta membangun kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung agenda pembangunan yang berwawasan lingkungan,”ungkapnya.

Pelantikan ini menjadi titik awal penguatan peran IKADAH Sulsel sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan.

Tetapi juga menghadirkan inovasi, memperkuat partisipasi masyarakat, dan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Sulsel yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan.

“Merawat lingkungan bukan hanya tentang menjaga alam hari ini, tetapi tentang memastikan generasi mendatang tetap memiliki hak atas udara yang bersih, hutan yang lestari, dan sumber air kehidupan. Berikan anak cucu kita mata air, bukan air mata,”pungkasnya.(rls)

\ Get the latest news /

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top