banner 728x250
HUKUM  

Truk Fuso Tabrak Box Dua Orang Meninggal Dunia

banner 120x600
banner 468x60

Lampung Selatan, zona-pantau.com — Tiga unit truk Fuso terlibat tabrakan diduga dipicu rem blong mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), di Dusun Buring, Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (16/06/2026).

banner 325x300

Seluruh korban telah dievakuasi ke Puskesmas Penengahan dan RSUD Dr. H. Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat Truk Fuso Box bernomor polisi B 9668 JXR bermuatan paket melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung.

Saat melintasi turunan di Dusun Buring, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali.

Truk kemudian menghantam bagian belakang Truk Fuso Box bernomor polisi BE 8082 AUE yang juga mengangkut paket dan melaju searah.

Benturan keras membuat kendaraan tersebut terdorong hingga masuk ke dalam parit di sisi jalan.

Namun, laju kendaraan yang diduga mengalami rem blong itu tidak berhenti.

Truk kemudian masuk ke jalur berlawanan dan menabrak Truk Fuso bernomor polisi BE 8065 AUB yang mengangkut gula dari arah Bandar Lampung menuju Bakauheni.

Benturan keras menyebabkan truk pengangkut gula tersebut terguling di pinggir jalan.

Dalam peristiwa tersebut, sopir Truk Fuso Box B 9668 JXR yang identitasnya belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen identitas saat evakuasi, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara kernet kendaraan tersebut, Muhamad Soleh (51), warga Kampung Muntur, Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, juga dinyatakan meninggal dunia.

Selain korban jiwa, tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Sopir Truk Fuso BE 8065 AUB, Edi Priatno (57), warga Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, mengalami luka di bagian kepala dan patah kaki sehingga harus dirujuk ke RSUD Dr. H. Bob Bazar Kalianda.

Sedangkan sopir Truk Fuso Box BE 8082 AUE, Faizal Akbar (31), warga Desa Tri Rejomulyo, Kabupaten Tulang Bawang, mengalami luka di bagian kepala yang memerlukan jahitan serta luka pada bahu.

Sementara kernetnya, Riko Prasetiawan (22), warga Desa Tri Rejomulyo, Kabupaten Tulang Bawang, mengalami luka di bagian kepala dan kaki terkilir.

Keduanya menjalani perawatan di Puskesmas Penengahan dan masih mengalami trauma pascakecelakaan.

Petugas Puskesmas Penengahan, Winda, membenarkan adanya tiga korban luka yang mendapatkan penanganan medis akibat kecelakaan tersebut.

“Korban yang mengalami luka langsung kami tangani setelah dievakuasi dari lokasi kejadian. Dua korban menjalani perawatan di Puskesmas Penengahan, sementara satu korban dirujuk ke RSUD Dr. H. Bob Bazar Kalianda karena mengalami luka yang cukup serius,” ujar Winda.

Saksi mata di lokasi, Alan (35), warga Dusun Buring, mengaku mendengar suara benturan keras yang mengagetkan warga sekitar.

Tak lama kemudian, warga berdatangan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi para korban.

Mendapat laporan kejadian, Kanit Lantas Polsek Penengahan, Jayamudin bersama personel Satlantas Polres Lampung Selatan, anggota Polsek Penengahan, serta jajaran Koramil Penengahan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas bersama warga setempat turut membantu mengatur arus lalu lintas guna mengurangi kemacetan yang sempat terjadi akibat kecelakaan tersebut.

Sementara itu, petugas derek dari Jasa Marga diterjunkan untuk mengevakuasi kendaraan yang mengalami kerusakan parah dan menghalangi badan jalan.

Proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam hingga seluruh kendaraan berhasil dipindahkan dan arus lalu lintas di ruas Jalinsum kembali normal.

Hingga pukul 15.50 WIB, dua korban luka ringan masih menjalani perawatan di Puskesmas Penengahan, satu korban dirujuk ke RSUD Dr. H. Bob Bazar Kalianda.

Sedangkan dua korban meninggal dunia telah dibawa ke rumah sakit yang sama.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan masih dalam pemeriksaan petugas.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengemudi kendaraan angkutan barang agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Terutama sistem pengereman saat melintasi jalur menurun yang rawan kecelakaan seperti di kawasan Dusun Buring, Kecamatan Penengahan. (Nzr/hr)

\ Get the latest news /

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP