Lampung Selatan, zona-pantau.com — Jangan biarkan tawuran dan provokasi merusak masa depan.
Pesan itu disampaikan Polres Lampung Selatan kepada 1.118 siswa SMAN 2 Kalianda dalam program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kabag SDM Polres Lampung Selatan Kompol Agus Priono, S.H., tersebut mengajak pelajar menjauhi kekerasan, menjaga pergaulan, dan lebih fokus meraih prestasi.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Agus mengingatkan bahwa perkelahian antarpelajar dan tawuran bukan hanya membahayakan keselamatan.
Tetapi juga dapat mengganggu pendidikan dan menimbulkan konsekuensi hukum.
“Jangan sampai masa depan kalian rusak hanya karena emosi sesaat atau ajakan tawuran. Jangan mudah terprovokasi, apalagi sampai terlibat dalam kelompok yang mengarah pada kekerasan,” katanya.
“Kalian memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita, manfaatkan masa sekolah dengan kegiatan yang positif,” pesan Agus dalam amanatnya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan ujaran kebencian maupun ajakan tawuran, serta menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang baik.
Jika menghadapi masalah, pelajar diminta tidak ragu meminta bantuan guru maupun orang tua.
Selain pencegahan tawuran, para siswa didorong meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik, menjaga kedisiplinan, serta mematuhi tata tertib sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula informasi mengenai penerimaan anggota Polri dan TNI, termasuk rencana pelatihan serta peragaan tes jasmani di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala SMAN 2 Kalianda dan sejumlah pejabat Polres Lampung Selatan, di antaranya Kabaglog AKP Soedarminto, Kasat Polairud IPTU Panpan Hermayadi, S.H.
Paurmin Bag SDM IPTU Agus Yulianto, KBO Satbinmas IPDA Sefi Ariana, S.H., AIPDA Zanuar Pandapotan Harahap, S.H., serta AIPTU Wayan Sutame, S.Pd.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Lampung Selatan mendorong sinergi kepolisian, sekolah, dan orang tua dalam membina generasi muda.
Edukasi dan pengawasan bersama diharapkan mampu mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. (Nzr/hms)


















