Parepare, zona-pantau.com — Dampak Efesiensi anggaran, kerusakan pada gedung kantor walikota Parepare luput dari perhatian, Senin (22/06/2026).
Sebagian plafon teras gedung kantor Walikota Parepare rubuh dan sejumlah tegel dinding berjatuhan.
Tidak hanya itu, bagian dinding sudah terkelupas dan berlumut yang luput dari perhatian.
Rubuhnya plafon itu diduga kerena kelembaban yang tidak stabil dan rangka yang tak kuat menahan beban.
Kejadian ini sudah terjadi beberapa bulan yang lalu, tapi hingga kini belum diperbaiki, dikarenakan anggaran pemeliharaan sangat minim.
Kabag Umum Sekdako Parepare Fitriani, mengaku belum mengetahui adanya plafon teras yang runtuh.
“Mungkin baru itu. Karena kami belum dapat infonya,” katanya.
Dia juga mengaku, jika anggaran pemeliharaan hanya sebesar Rp20 juta untuk seluruh fasilitas.
“Biaya pemeliharaan cuma Rp20 juta. Nah sudah banyak yang sudah di kerja. Tapi itu kami usahakan untuk mengecek dulu,” singkatnya. (*)


















