Intip aneka pola pengasuhan keluarga Kerajaan Inggris berikut ini. Tersedia yang unik dan tersedia juga normal seperti pengasuhan generik agar layak dicontoh.

Tak terhitung sekali aturan di istana yang membentuk pola pengasuhan keluarga Kerajaan Inggris kepada anak-anaknya. Lebih dari satu menjadi terlihat unik dan bikin geleng-geleng kepala, tapi tersedia juga yang mengagumkan agar menjadi layak dicontoh oleh segudang orang tua lainnya.

Apa saja, sih, pola pengasuhannya? Yuk, intip di bawah ini!

Pola Pengasuhan Keluarga Kerajaan yang Unik

Ini dia lebih dari satu pola pengasugan Keluarga Kerajaan yang unik dan bikin takjub. Sebagian juga mampu Kamu terapkan, lho!

1. Anak laki-laki perlu pakai celana pendek

Menurut William Hanson, seorang pakar etika, pemanfaatan celana pendek terhadap anak laki-laki merupakan penanda kelas sosial di Inggris. Celana pendek digunakan oleh anak laki-laki, sedangkan celana panjang dikenakan oleh lelaki dan anak laki-laki yang lebih tua.

Inilah alasan yang mengakibatkan Pangeran George, Pangeran Louis, dan anak laki-laki di Kerajaan Inggris kerap tampil kenakan celana pendek di dalam berlimpah kesempatan.

2. Perlu main di luar ruangan tiap-tiap hari

Ternyata anak-anak di keluarga Kerajaan Inggris perlu mengikuti jadwal yang terlampau padat tiap-tiap harinya. Menurut Louise Heren, penulis buku Nanny in a Book, anak-anak mempunyai jadwal spesifik yang mesti dijalankan, terhitung untuk bermain di luar ruangan tiap tiap harinya.

Dikutip berasal dari The Sun, Louise mengatakan bahwa jadwal bermain di luar ruangannya terhitung berkebun, bersepeda, sampai bermain bersama anjing.

3. Studi etika semenjak dini

Ketika anak-anak telah mampu duduk sendiri di meja makan, tersebut artinya mereka udah wajib mengikuti kelas pelajaran etika. Mulai berasal dari etika makan, suara bicara, sandang, sampai cara membungkuk yang sahih.

4. Studi bahasa asing

Anak-anak royal family juga dididik untuk mahir dua bahasa semenjak dini. Ratu Elizabeth, Pangeran Charles, dan Pangeran William semuanya fasih berbahasa Prancis. Semenjak George berusia dua year pun Kate udah mengajarinya bahasa Spanyol.

5. Anak perempuan mesti pakai dress

Kala anak laki-laki kudu pakai celana pendek kala tampil di depan generik, anak perempuan kudu pakai dress. Tradisi ini dimulai oleh Putri Anne kecil yang selalu dipakaikan dress ketika tampil dengan mendiang Ratu Elizabeth II dan Pangeran Phillip.

6. Bukan makan satu meja bersama dengan orang tua

Sementara makan malam Natal, anak-anak keluarga Kerajaan Inggris dididik untuk bukan makan satu meja bersama dengan orang tua. Mereka makan sendiri di ruangan spesifik anak-anak yang terletak di lantai yang berbeda. Kalau telah diakui dewasa, mereka baru mampu bergabung bersama dengan orang tua.

7. Bukan diperbolehkan main monopoli

Terkecuali anak-anak lainnya diajak bermain monopoli, maka anak-anak keluarga Kerajaan Inggris bukan akan dulu memainkannya. Gara-gara permainan ini udah dilarang berasal dari Istana semenjak bertahun-th yang lalu dikarenakan memicu tiap tiap anggota yang bermain menjadi terlalu kompetitif.

Pola Pengasuhan Keluarga Kerajaan yang Layak Dicontoh

Sehabis memirsa sebagian keputusan yang unik, Mommies juga wajib mengintip pola pengasuhan keluarga kerajaan yang benar-benar membumi dan layak dicontoh.

Pola Pengasuhan Keluarga Kerajaan

1. Nikmati sementara berkualitas tanpa gangguan

Di dalam membesarkan anak-anaknya, Kate Middleton atau Princess Catherine menganggap jikalau vital bagi anak-anak untuk punya lingkungan tempat tinggal yang stabil yang dikelilingi oleh keluarga mereka. Dia terlampau mengedepankan untuk menghabiskan saat berkualitas bersama anak-anaknya tanpa gangguan. Selagi bersama dengan anak-anaknya maka dia akan fokus terhadap mereka.

2. Mempunyai kode spesifik waktu anak-anak berulah

Ketika anak-anaknya mulai berulah, Kate akan mengeluarkan kata atau gestur spesifik yang udah dipahami oleh ketiga anaknya, bahwa mereka di dalam persoalan. Kalimat “Let’S take a break” akan dikeluarkan Kate selagi tidak benar satu anaknya tersebut keluar jalur. Atau dia akan menepuk pelan kepala mereka, dan anak-anaknya segera terdiam.

3. Bukan boleh berteriak terhadap anak di depan generik

Kamu bukan akan dulu mendengar keluarga Kerajaan Inggris meneriaki anak-anak mereka, terutama dikarenakan kata-kata bisikan yang pelan seringkali lebih efektif. Ketika anaknya berulah, tak sekedar mengimbuhkan kode terhadap sang anak, para orang tua sekedar sanggup tersenyum dan membawa anaknya menyingkir berasal dari sorotan kamera.

4. Membiarkan anak berantakan

Berantakan di sini maksudnya ketika mereka tengah bermian atau beraktivitas. Keluarga Kerajaan Inggris bukan seketat yang dipikirkan orang-orang. Kate Middleton puas menonton anak-anaknya berantakan ketika aktif bermain di pekarangan atau selagi tengah memasak bersama dengan. Jikalau kotor tinggal dimandikan sesudahnya, kan?

5. Ajak anak nikmati alam

Selagi hujan atau cerah, Kate selalu mengidamkan anak-anaknya nikmati alam. Menurutnya tersebut akan mendorong kreativitas dan rasa yakin diri anak untuk melaksanakan apa saja supaya mereka punyai mental yang sehat dan senang.

6. Membatasi screen time

Kate berusaha seminimal barangkali mengimbuhkan gadget terhadap anak-anaknya, tapi bukannya bukan boleh serupa sekali. Dia lebih memfokuskan anak-anaknya untuk mengerjakan hal-hal berbau seni dan kerajinan.

7. Ajarkan anak-anak mengenai kesetaraan

Pangeran Harry dan Meghan Markle mengajarkan anak-anak mereka mengenai kesetaraan lebih cepat berasal dari yang seharusnya. Hal ini untuk mendidik sehingga anak mereka tumbuh menghargai sesama tanpa membeda-bedakan berasal dari segi apa pun.

Cover: Vogue

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *