Untuk anak ibu semata wayang, menikmati jaman mudamu bersama hal-hal yang penuh arti supaya kelak ketika anda mengingatnya, anda bukan akan dipenuhi rasa sesal.

duduk di bangku kelas 2 Smp, anak saya menghitung hari. Tersedia dua fase yang ia nantikan, yakni, fase ia akan jadi anak SMA dan fase mahasiswa. Ia membayangkan, bersama jadi anak Sma, ia akan miliki swatantra lebih untuk mengatur hidupnya sendiri. Fase mahasiswa didalam bayangannya, ia akan mendapatkan kebebasan mutlak. Bebas berasal dari ‘Cengkeraman rezim ayah ibu’, begitu bisa saja pikirnya, wkwkwk.

dewasa di mata anak, barangkali terlihat enak. Mampu mengambil peraturan sendiri, miliki uang, miliki penghasilan, bebas berasal dari tugas sekolah, bukan ulang disuruh-suruh orang tua, dan sebagainya. Kenyataannya, sehabis kami menginjak dewasa, terkecuali kala dapat diputar, tersedia segudang hal yang inginkan kami ubah berasal dari jaman remaja kami. Amat bersenang-puas, sanggup menjadi penyesalan, begitu juga, benar-benar serius studi untuk sekolah, mengakibatkan kami ketinggalan berlimpah hal lain. Norma dan pola pikir yang ditanamkan di era-era anak dan remaja itulah yang akan benar-benar menentukan layaknya apa kehidupan kami di jaman dewasa.

Nah, untuk tersebut, saya mengidamkan ‘Meminjam’ quote-quote berasal dari Elon Musk, berkaitan bagaimana kalian harus mengisi era remaja. Elon menyadari orang yang udah terbukti sukses di usia muda, yang patut dijadikan panutan.

1. “Hidup benar-benar singkat untuk menyimpan kekesalan didalam jangka panjang.”

Kecuali sekarang anda kesal bersama keputusan orang tua yang benar-benar ketat, guru yang menjengkelkan, teman yang senang mengganggu, dan sebagainya, berhentilah baper. Percayalah, anda akan merindukan era-era ini. Hidup bukan wajib isinya bahagia-suka tetap, kan, tersedia kalanya anda perlu mengalami kesusahan. Seluruh akan jadi bagian yang akan membentuk kepribadianmu.

2. “Selagi anda bangun di pagi hari dan berpikir bahwa jaman depan akan lebih baik, hari yang cerah. Sebaliknya, bukan.”

Namun jangan menjadi pesimis juga. Maksudnya, bukan tersedia yang paham jaman depan tersebut akan layaknya apa. Di jaman dewasamu nanti, akan amat berbeda bersama jaman yang kita alami. Siapkan mentalmu untuk menghadapi segala ketidakpastian tersebut dan isilah harimu sekarang bersama hal-hal yang berharga.

3. “Lebih dari satu orang bukan menyukai perubahan, tapi anda mesti terima perubahan, kalau alternatifnya adalah petaka.”

Sekarang bisa saja anda bukan puas bersama peraturan baru, suasana pandemi yang memicu anda kehilangan kenyamananmu yang pernah, tetapi percayalah, Segala perubahan ini akan membuatmu menjadi lebih adaptif. Perubahan tersebut bukan mampu ditawar. Pilihannya cuma dua: mau berubah atau kena petaka.

4. “Sementara di bangku kuliah, saya menghendaki terlibat untuk laksanakan hal-hal yang mampu mengubah global.”

Terkecuali sekarang anda mati-matian mengejar nilai bagus, studi mati-matian sekedar demi nilai ujian, sesudah itu anda kehilangan saat untuk studi hal lain di luar sekolah, pikirkan lagi berkaitan apa yang jadi tujuan besar didalam hidupmu. Apakah tersebut untuk kesuksesanmu pribadi atau untuk sesuatu yang lebih besar ulang.

5. “Nasihat paling baik yang dapat saya berikan: tetap-menerus pikirkan terkait bagaimana anda sanggup lakukan sesuatu bersama lebih baik dan mempertanyakan diri sendiri.”

Jangan mudah ikut tren atau termakan bujukan teman, Laksanakan sesuatu gara-gara memang anda puas atau sesuatu tersebut signifikan buatmu. Berusahalah untuk selalu jadi pribadi yang lebih baik. Terkecuali sekarang anda masih ringan emosian, tanyakan terhadap dirimu sendiri, bagaimana anda mampu lebih mengelola emosimu.

6. “Saya pikir kehidupan di Bumi tentu lebih berasal dari sekadar selesaikan persoalan… Ini wajib jadi sesuatu yang menginspirasi.”

Di usiamu sekarang, Tak terhitung-Banyaklah studi terkait kehidupan orang-orang yang inspiratif. Pelajari kehidupan mereka, carilah inspirasi berasal dari mereka, agar hidupmu penuh bersama percikan semangat berasal dari para tokoh-tokoh besar. Dan, anda juga sanggup studi, bagaimana para tokoh-tokoh tersebut mengisi era muda mereka.

Photo by Warren Wong on Unsplash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *