Pada umumnya perawatan waxing bisa di salon atau klinik kecantikan, namun tidak sedikit yang memilih melakukan sendiri di rumah.

Melansir laman Healthline, salah satu perawatan kecantikan ini tidak hanya menghilangkan bulu tetapi juga untuk eksfoliasi kulit.

Hal itu karena zat yang terdapat pada wax melekat di lapisan atas kulit yang dapat mengangkat kulit mati sehingga menjadikan kulit halus dan lembut.

Meski waxing bisa dilakukan sendiri dan menghemat pengeluaran, sebaiknya Anda tetap memperhatikan soal kemananannya supaya tidak salah dan menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

Berikut 7 tips melakukan waxing sendiri di rumah yang bisa Anda perhatikan: 2 Variasi Resep Kue Bolu Cara pertama waxing sendiri yang disarankan adalah dengan melakukan scrubbing terlebih dahulu.

Lakukan scrub dengan lembut di bagian area bulu yang ingin dihilangkan, pilih scrub dengan bahan alami untuk meminimalkan bahan kimia.

Proses scrub atau eksfoliasi ini berguna untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan mengeluarkan bulu yang tersumbat di dalam pori-pori.

Hal ini agar tidak ada bulu halus atau rambut yang tertinggal akibat tersumbat di dalam pori-pori.

Setelah scrub segera keringkan terlebih dahulu dan beri jeda beberapa menit sebelum melakukan waxing.

5 Jenis Gula Berlainan Bentuk dan Cara Mengolahnya Memotong bulu yang panjang terlebih dahulu dapat memudahkan proses pencabutan.

Potongnya kurang lebih 1 centimeter sebelum melakukan pencabutan bulu yang tidak diinginkan.

Hal ini juga mencegah rasa sakit dan meminimalisir kesulitan ketika melakukan proses penarikan.

Selain itu bulu yang panjang akan membuat proses waxing menjadi lebih lama karena cairan wax yang dioleskan tertahan di permukaan bulu sehingga tidak mencapai pada bagian kulit.

Saat ingin melakukan waxing di bagian kaki, tangan, ketiak atau area sensitif sebaiknya gunakan bedak bayi terlebih dahulu.

Cara ini membantu menyerap kelembaban yang berlebih di area tersebut, sehingga cairan wax akan bekerja lebih maksimal.

Selain itu kulit akan menjadi lebih halus.

Bagi Anda yang baru pertama kali melakukan waxing sendiri dan ingin melakukan di rumah, sebaiknya pilihlah produk yang tepat.

Pilihlah produk yang menggunakan bahan alami seperti berbahan gula atau yang sering disebut sugar wax.

Mengutip laman Harper’s Bazaar, beberapa pakar kecantikan mengatakan bahwa pilihan produk waxing yang cocok untuk pemula yaitu berjenis gula.

Hal ini karena bahan tersebut mudah digunakan dan mudah ditemukan di berbagai supermarket.

Jangan lupa untuk memerhatikan tanggal kedaluwarsa dan cara pemakaian dengan cermat.

Meskipun melakukan waxing sendiri di rumah, tentu Anda juga harus mempersiapkan peralatan yang lengkap dan bersih.

Menjaga kebersihan alat-alat untuk menunjang proses waxing agar lebih higienis dan terhindar dari bakteri serta jamur.

Alat utama untuk proses pencabutan bulu yang perlu Anda perhatikan adalah strip wax.

Alat ini harus benar-benar kering, karena jika lembab dapat membuat bakteri dan jamur hinggap di kulit Anda.

Cara waxing agar tidak terlalu sakit bisa mengoleskan wax ke arah tumbuhnya rambut lalu tempelkan strip, setelah itu cabut strip ke arah yang berlawanan dari tumbuhnya rambut.

Setelah selesai melakukan proses waxing, Anda perlu membersihkannya.

Siapkan handuk yang sudah direndam air hangat.

Lalu lap pada area tubuh yang telah dilakukan pencabutan.

Pastikan air jangan terlalu panas karena kondisi kulit sedang sensitif.

Tips waxing sendiri di rumah yang terakhir adalah mengoleskan dengan cooling gel.

Setelah pembersihan, oleskan cooling gel untuk mengurangi kemerahan.

Cooling gel yang digunakan bisa dengan aloe vera gel atau calendula gel.

Oleskan secara teratur untuk mencegah iritasi.

Nah itulah 7 tips melakukan waxing sendiri di rumah yang bisa Anda terapkan.

Perlu diketahui jika waxing memiliki beberapa efek samping seperti iritasi, kulit kemerahan, ingrow hair, hingga dapat menyebabkan jerawat.

Maka dari itu sebaiknya tetap memperhatikan tips di atas dan lakukanlah dengan hati-hati agar tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

Semoga bermanfaat! ANNITA RAHMAWATI DEWI | HEALTHLINE | HARPERS BAZAAR Pilihan editor: Apa Itu Waxing? Pengertian, Manfaat, dan Efek Sampingnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *