banner 468x60

PDK Kosgoro 57 Kota Bekasi Siap Sukseskan Musda Golkar

 Berita Terkini, Serba-Serbi
Wakil Ketua Kosgoro 57 Kota Bekasi, Muhammad Ikhsan Nurdjamil bersama Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, Rahmat Effendi

ZONA BEKASI – Wakil Ketua Kosgoro 57 Kota Bekasi, Muhammad Ikhsan Nurdjamil menyatakan kesiapan untuk mensukseskan musda DPD II Golkar Kota Bekasi.

Ikhsan Nurdjamil mengatakan sebagai kader partai, pihaknya harus tunduk dan patuh terhadap keputusan partai.

“Kalau sudah menjadi keputusan partai, kami siap menjaga dan memenangkannya, siapapun yang nanti direkomendasikan,” tuturnya.

Kata Ikhsan kader muda Golkar wajib memiliki peran strategis dalam momentumnya, masa depan partai ada dipundak kaum muda sebagai tongkat estafet kepemimpinan masa depan partai dan organisasi.

“Juli mendatang, DPD II Golkar Kota Bekasi akan menggelar hajat Musda sebagai garis haluan politik di Kota Bekasi khususnya, Rahmat effendi sebagai kader terbaik partai sudah bekerja dengan sangat baik, sebagai juru bicara partai Rahmat sudah menjadi penegas bahwa Partai Golkar sanggup melahirkan karya-karya pengabdian yang berikatan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” kata Muhammad Ikhsan Nurjamil, Wakil Ketua Kosgoro 57 Kota Bekasi saat diwawancarai Zona Pantau, Jum’at (26/6/2020).

“Ini, harus menjadi motifasi kaum muda Golkar kedepan dalam menjaga trah kepemimpinan di Kota bekasi. Namun, kita juga masih memiliki pekerjaan rumah yang tidak sedikit untuk partai semakin solid dan sebagai bahan evaluasi seluruh komponen partai, Konsolidasi partai dengan melibatkan komponen kader muda dan senior serta para sepuh, Musda bisa menjadi penyulut semangat konsolidasi politik maka dari itu menyambut Berbagai distorsi politik dalam proses demokrasi,” jelasnya.

Menurutnya, prosedural-elektoral tersebut nampaknya berpotensi menciptakan dekonsolidasi dalam proses demokrasi
yang telah melewati fase transisi menuju fase konsolidasi demokrasi politik sesungguhnya di Kota Bekasi.

Dalam telaah akademik (2020) memaknai konsolidasi demokrasi sebagai pembiasaan norma-norma, prosedur-prosedur, dan harapan-harapan tentang demokrasi kedalam perilaku aktor-aktor politik.

“Pada kondisi tersebut, konsolidasi demokrasi bukan sekedar komitmen pada demokrasi secara retorika, melainkan demokrasi yang seutuhnya sudah menjadi pilihan model sistem organisasi politik yang lebih baik daripada sistem organisasi lainnya,” jelasnya.

Sehingga demikian, ini mengandung konotasi, aktor-aktor politik harus menjustifikasi bahwa demokrasi bukan sekedar diwacanakan, tetapi layak dipatuhi. Pada prinsipnya konsolidasi demokrasi merefleksikan kesesuaian antara norma-norma dan perilaku aktor-aktor politik kaum muda Golkar Kota Bekasi dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip demokrasi.

“Disini kita harus dapat melihat dengan jelas, peran strategis kaum muda Golkar menjalankan komitmen diposisikan dimana. Jika peran kaum muda dipersempit maka dapat diartikan organisasi tidak berjalan dangan kodratnya. Pandangan saya, kaum muda Golkar sudah harus menegaskan identitasnya, dan momen musda menjadi salah satu media konsolidasi demokrasi dan ada visi jelas didalamnya,” tandasnya.(GUN)

banner 468x60
admin

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts