banner 468x60

Tata Struktural, PKB Kota Bekasi Bidik Kaum Milenial Jadi Pengurus PAC Pada Acara Launching di Lounge Bioskop XXI

 Berita Terkini, Pendidikan, Serba-Serbi
Ketua PKB Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri SE

ZONA BEKASI – Posisi generasi milenial sangat diperhitungkan pada tahun politik sekarang ini, sebab mereka lah bagian dari penentu kemajuan dan keberhasilan demokrasi baik di tingkat daerah maupun nasional.

Oleh sebab itu, Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri SE mengajak generasi milenial agar tidak apatis terhadap politik. Ia meminta generasi milenial tidak hanya dijadikan jargon semata.

PKB berharap, generasi milenial tidak anti terhadap politik. Sebaliknya, lewat politik, generasi milenial dapat menunjukkan kualitas dan kapasitasnya untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Salah satu upaya dilakukan PKB yakni menggelar lounching lounge di XXI Mega Bekasi dalam rangka penataan struktur DPAC se-Kota Bekasi, diketahui acara ini sebagai ruang bagi anak-anak muda guna mengenal politik hingga menjadi pengurus politik.

Selain kriteria usia, kata Ustuchri bakal calon pengurus harus memiliki komiten kuat untuk membangun PKB.

“Ini komponen terpenting, karena percuma saja jika semua persyaratan terpenuhi tapi komitmennya lemah,” ucap Ustuchri kepada Zona Pantau, Senin (17/2/2020)

Persyaratan lain, lanjut dia, setiap calon harus menguasai keterampilan komputer dan aktif di media sosial. Menurutnya, penguasaan teknologi informasi menjadi persyaratan penting mengingat saat ini dan ke depan merupan era teknologi informasi (IT).

“Penguasaan IT itu harus, apalagi sekarang sudah masuk era industri 4.0. Ya paling tidak menguasai IT untuk tingkat user (pengguna)-lah, misalnya mampu dan aktif berselancar di dunia maya, di antaranya media sosial,” katanya.

Persyaratan lain, lanjut Ustuchri, para calon pengurus harus mempunyai pengalaman di organisasi kemasarakatan seperti karang taruna, majlis taklim, organisasi kemahasiswaan, kepemudaan, atau organisasi lainnya.

“Pengetahuan beroganisasi itu jelas sangat penting, karena roda organisasi PKB harus berjalan dinamis, tidak boleh pincang,” ujarnya.

Terakhir, kata dia, para calon pengurus dituntut mempunyai kemampuan dalam menyampaikan rencana program kerja organisasi. Hal ini dinilai penting agar PKB dari sejak level kecamatan sudah mampu merealisasikan visi misi partai.

“Kami mengajak millenial untuk peduli terhadap Indonesia, dimulai dengan bersama-sama meng-upgrade diri,” katanya.

Lewat kegiatan yang digelar PKB Kota Bekasi akhir pekan lalu di XXI Mega Bekasi, pihaknya juga ingin menyemangati anak-anak muda untuk untuk lebih dekat dengan Politik.

“Hanya saja kalau selama ini, lebih dikemas seperti orasi kebangsaan. Nah, sekarang lebih ke film, kenapa film karena kita harus mampu menarik perhatian kaum milenial dalam kehidupan berdemokrasi dan berpolitik. Mereka mempunyai potensi di partisipasi politik dan juga sensitif menilai kebijakan atau peraturan,” beber Ustuchri

Sehingga, lanjut Ustuchri yang juga anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, melalui kegiatan ini generasi milenial dapat lebih produktif.

“Ya, karena film dan generasi milenial itu agak susah dipisahkan. Mereka generasi sekarang bukan hanya penikmat film tapi juga sudah bikin film dengan gawai dan aplikasi yang mereka miliki, mereka bisa menciptakan film-film pendek yang apik,” ungkapnya. (GUN)

banner 468x60
admin

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts