banner 468x60

Dariyanto Sebut Kartu Sehat Hemat Anggaran Hingga Rp.84 Miliar

 Advetorial, Berita Terkini, Kesehatan
Ketua Fraksi Golkar Kota Bekasi, Dariyanto

ZONA BEKASI – Ketua Fraksi Golkar Kota Bekasi, Dariyanto menyebut biaya yang dikeluarkan untuk Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) dapat menghemat anggaran hingga Rp 84 miliar.

Dari data yang dikumpulkan dikatakan dia, jumlah pasien pengguna KS-NIK yang berobat di 58 rumah sakit swasta dan RSUD Kota Bekasi, periode Januari-Juni 2019 sebanyak 121, 441 ribu pasien, dan total yang dibayarkan sebesar Rp 103, 733 miliar.

Sementara itu, pada periode Juli-September 2019, jumlah pasien pengguna KS-NIK yang berobat di sejumlah rumah sakit, turun menjadi 27, 702 ribu pasien. Dengan total biaya yang dibayarkan hanya sebesar Rp 19, 407 miliar.

“Biaya KS-NIK jelas dapat menghemat anggaran kita sampai Rp 84 miliar lebih. Itu terlihat dari periode tiga bulan terakhir Juli-September 2019. Karena, biaya yang dikeluarkan untuk KS-NIK perhitungaannya berdasarkan jumlah orang yang sakit saja. Jadi kalau tidak ada warga yang sakit maka anggaran yang kita miliki tetap aman,” tutur Dariyanto seraya berharap warga Kota Bekasi semuanya sehat, Kamis (30/10).

Dia menambahkan, biaya yang dikeluarkan untuk membayar pasien pengguna KS-NIK di rumah sakit yang telah bekerjasama dengan pemerintah tentu melalui tahap verifikasi terlebih dahulu. Dasar perhitungan biayanya menggunakan sistem tarif standard INA-CBG’s (Indonesia Case Base Groups).

“Karena itu kalau terjadi mark up berkaitan pembayaran pasien pengguna KS-NIK rasanya sulit terjadi, karena dasar perhitungannya juga menggunakan standard tarif INA-CBG’s (Indonesia Case Base Groups),” katanya. (GUN)

banner 468x60

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts