banner 468x60

Terpilih Jadi Ketua RW 01 Perwira, Iskandar Siapkan 2 Program Pembangunan Wilayah

 Berita Terkini, Lingkungan

ZONA BEKASISyubbanul Yaum Rijalul Ghad yang berarti ‘Pemuda Hari ini Adalah Pemimpin di Masa Depan’ adalah pepatah Arab yang dikisahkan Rasulullah SAW mengangkat Usamah bin Zaid sebagai panglima perang termuda diantara sahabat-sahabat yang lebih tua pengalaman dan ahli perang, kenapa karena Rasulullah menginginkan regenerasi pemimpin.

Semangat motivasi itulah yang melandasi semangat Iskandar Ar-Rahmatullani, untuk dapat maju mencalonkan diri sebagai ketua RW 01 Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara. Selain itu semangat perubahan dan kemajuan pembangunan wilayah menjadi dasar utama dirinya maju dalam kontestasi pemilihan RW.

“Lingkungan RW 01 adalah ‘Lahan Basah’, kalau dalam konteks perusahaan lahan basah itu adalah lahan yang banyak menghasilkan duit, tapi kata ‘Lahan Basah’ disini adalah istilah dari kondisi lingkungan yang prihatin insfratrukturnya. Sedih saya sebagai pemuda yang lahir disini melihat insfratruktur yang ada dilingkungan RW 01 yaitu saluran air (Got, red) yang bertahun tahun mampat sehingga limpasan air pembuangan warga yang kotor dan bau menggenangi jalan,” kata Iskandar saat diwawancarai Zona Pantau, Minggu (6/10/2019)

Menurutnya, jalan raya wilayah RW 01 adalah gerbang dari kelurahan Perwira yang jalannya di namai dari nama ketokohan seorang ulama besar Bekasi yakni Almagfurlah KH. Muchtar Tabrani.

Lebih lanjut kata Iskandar, genangan air dijalan itu bukan hanya bau dan kotor secara fisik tapi juga menjadi najis yang menghilangkan nilai pahala ibadah bagi warga sekitar dan pengguna jalan yg ingin berangkat solat , mengaji ke Masjid.

“Persoalan insfratruktur itu lah yang menjadi sasaran target utama (prioritas, red) saya bersama kepengurusan nanti dalam menjalankan tugas sebagai ketua RW 01 terpilih, selanjutnya memperbaiki sistem tata kelola administrasi kependudukan, menggeliat kan keaktifan pemuda dalam kegiatan-kegiatan positif, mengaktifkan peran serta warga dangan intensitas musyawarah mufakat dalam proses pembangunan dan menggali potensi warga dalam meningkatkan sisi ekonomi, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah dan menjalankan program-program kerja Pemerintah,” ujarnya.

Dimana semua itu, kata Iskandar, sudah terangkum dalam Visinya yakni ‘Menciptakan Lingkungan yang Higienis, Humanis, Harmonis, Sosialis dan Agamis dalam Kerukunan dan Kebersamaan’. “Tugas berat ini akan saya dan pengurus RW bersama seluruh warga emban demi terciptanya suatu perubahan dalam lingkungan,” tegasnya.

Sehingga demikian Iskandar pun telah mempersiapkan 2 program kemandirian yang ingin diterapkan dan diimplementasikan kepada warga, agar dapat membangun dangan mandiri tak melulu mengandalkan bantuan dana pemerintah.

Ilustrasi Sedekah Sampah. Ist

“Pertama program ‘Sedekah Sampah’, ini adalah gagasan sejalan dengan program pemerintah Kota Bekasi, dalam kegiatan ini warga diminta dapat memilah mana sampah organik, non organik dan an-organik, nah sampah an-organik itulah yang nantinya akan dikumpulkan lalu dijual kepada pengepul ataupun ke bank sampah Kota, hasilnya nanti akan di kumpulkan dan dipergunakan untuk dana kegiatan warga dan pembangunan wilayah,” bebernya

Seraya menambahkan, melalui hasil program ‘Sedekah Sampah’ yang dikumpulkan warga. Dirinya akan meminta negoisasi kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk mendapatkan anggaran pembangunan melalui program tersebut.

“Saya akan coba audiensi dengan Pemerintah Kota Bekasi bagaimana bila sampah yang warga kami kumpulkan itu di jadikan cicilan untuk anggaran realisasi pembangunan insfratruktur, jadi istilahnya kami minta realisasi pembangunan diawal dengan total anggaran sekian rupiah, kami ganti dengan jumlah sampah anorganik mingguan/bulanan yang kami serahkan kepada bank sampah kota,” harapnya.

Ilustrasi Tabung Koin. Ist

Sedangkan untuk program selanjutnya yakni ‘Tabung Koin’. program ini adalah tahapan menumbuhkan kepedulian warga dalam ikut serta sumbangsi untuk menciptakan pembangunan. Cukup dengan Rp500 atau Rp1000 per hari yang warga tabungkan dalam sebuah celengan. “Tidak akan mustahil sedikit demi sedikit jika dikalikan jumlah warga per KK, kami dapat membangun mandiri wilayah kami,” ucapnya

Dirinya pun optimis, bahwa kedua program tersebut awal dari sebuah perubahan positif bagi kemajuan wilayah RW 01 Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara. “Saya yakin dengan ‘Energi Baru, Semangat Baru’ bersama warga, bisa mewujudkan semua itu, tidak ada yang mustahil jarum dalam semak saja bisa ketemu,” tandasnya. (GUN)

banner 468x60

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts