Warga Keluhkan Proses Galian Pipa Gas Bumi Di Jatisampurna

 Berita Terkini
banner 468x60

BEKASI (Lingkungan) – Adanya pemasangan jaringan gas bumi di sekitaran Jalan Elang Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, dikeluhkan oleh warga setempat pasalnya pada proses penggalian tanahnya berserakan ke tengah jalan lingkungan.

Dilokasi, saat proses galiannya tak langsung di karungin tapi dibiarkan terlebih dahulu, setelah beberapa panjang radius sudah tergali baru di karungin. Hasilnya, tanah tersebut berserakan ketengah jalan dan terbawa ban kendaraan saat melintas sehingga jalan itu menjadi kotor oleh tanah merah.

“Saya protes karna aktifitas galian untuk pemasangan jaringan gas bumi di lingkungan sini tak sesuai Standar Operasi Prosedur. Saat saya sedang jemput anak lewat gang Elang jalan terlihat kotor oleh tanah berserakan, bagaimana nanti kalau turun hujan pastinya jalan itu akan becek,” ungkap Wawan warga setempat dan juga selaku Relawan PEPEN – TRI (PEN-TRI) kecamatan jatisampurna, Selasa (9/7/2019).

Lurah Jatisampurna, Nuryanti, langsung sidak atas keluhan warganya.

Dirinya berharap agar pemerintah setempat dapat menegur pihak kontraktor atau pekerja yang sedang melakukan aktifitas galian tanah jaringan pipa gas bumi. Diketahui, pemasangan jaringan gas bumi itu untuk masyarakat rumah tangga maupun pelanggan kecil. Perusahaan Gas Negara (PGN) yang memiliki progres program pemasangan jaringan gas tersebut.

Kegiatan pemasangan jaringan gas bumi dari PGN ini di peruntukan untuk pelanggan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di wilayah Kecamatan Jatisampurna dan menyambung ke wilayah Kecamatan Pondokmelati.

Terpisah, Lurah Jatisampurna, Nuryanti, saat mengetahui ada keluhan warganya terkait tanah galian jaringan gas yang berserakan ke jalan lingkungan langsung terjun ke lokasi. “Iya, tadi saya bersama staf langsung terjun ke lokasi aktifitas galian gas itu, dan memang benar tanah bekas galiannya tak langsung di karungin,” ujarnya kepada zonapantau.com

“Selanjutnya kita langsung berkomunikasi ke RT maupun RW setempat agar segera melaporkan langsung ke kelurahan, supaya nanti bisa secepatnya kita bertindak,” imbuhnya. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts