Dukung KPU dan Bawaslu Selesaikan Tahapan Pemilu, Jupri : Jika Ada Kecurangan Selesaikan Secara Hukum

 Berita Terkini, Serba-Serbi
banner 468x60
Aliansi Mahasiswa Bekasi yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Haus Demokrasi (PMHD) berikan dukungan terhadap KPU dan Bawaslu, Minggu (5/5/2019).

ZONA BEKASI – Aliansi Mahasiswa Bekasi yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Haus Demokrasi (PMHD) menggagas aksi damai di depan stadion ‘Patriot Chandrabaga Bekasi’ serta mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk bersatu kembali setelah panggelaran Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan Yusril saat menggelar aksi damai yang diikuti berbagai kalangan Mahasiswa pada Minggu (05/05/2019) pagi pada acara Car Free Day (CFD).

Aksi diikuti perwakilan berbagai mahasiswa se-Kota Bekasi, Yusril juga mengucapkan terima kasih kepada KPU dan Bawaslu yang telah menyelenggarakan Pileg dan Pilpres secara serentak dan juga kepada TNI, POLRI yang sudah membantu dalam mengamankan jalannya pemilihan serentak.

Menurutnya, pemilu 2019 merupakan yang paling rumit di dunia karena melibatkan lebih dari 190 juta pemilih dari 809 TPS di 17 ribu pulau Indonesia.

“Kita ingin menyatukan kembali sebagai bangsa Indonesia. Setelah kemarin selama 6 bulan lebih, kita mengikuti kampanye, yang mengakibatkan perpecahan terhadap masyarakat Indonesia. Nah, sekarang ini kita berharap kembali lagi menjadi Indonesia yang bersatu sebagaimana yang tertera dalam Pancasila, Sila ketiga Persatuan Indonesia,” ujar Yusril

Aksi juga diawali dengan membacakan surah Al-Fatihah yang dikhususkan untuk pejuang demokrasi yang kehilangan nyawa pada saat pemilu serentak. Pada pemilu serentak kali ini begitu banyak pejuang-pejuang demokrasi yang gugur di medan perjuangan.

“Sepatutnya kita mengirimkan surahtul fatiha semoga pejuang demokrasi yang gugur  semoga ditempatkan di surganya Allah dan sedang dirawat semoga cepat diangkat penyakitnya,” harapnya.

Aksi damai ini kemudian ditutup dengan pembacaan do’a sekaligus deklarasi dukungan terhadap KPU dan Bawaslu.
 
Ya Allah, Ya Tuhan kami hanya kepadamulah kami memohon ampun dan pertolongan, berikanlah kami perdamaian di Indonesia, pemerintahan KPU, Bawaslu semoga menjalankan amanah dengan baik, Ya Allah,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Ansor Kota Bekasi Jupri mengapresiasi yang tinggi kepada para petugas penyelenggara pemilu di lapangan yang bekerja secara serius tanpa kenal lelah, dan jika ditemukan dugaan kecurangan atau pelanggaran, bisa diselesaikan melalui prosedur hukum yang berlaku. Menurut Jupri, semua pihak sudah semestinya menghormati para petugas tersebut.

“Kita percayakan hasil pemilu pada penyelenggara, jika ada kecurangan lakukan dengan mekanisme yang benar sesuai dengan undang-undang yang berlaku di NKRI, dan saya mengajak masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan hal-hal yang tidak jelas atau hasutan, mari kita tenangkan hati kita untuk membangun negeri,” pungkasnya. (GUN)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts