Pelayanan E-KTP Lambat Wali Kota Bekasi Sidak Ke Kecamatan Bekasi Barat

 Berita Terkini, Pemerintahan
banner 468x60
Wali Kota Bekasi saat sidak Kecamatan Bekasi Barat

ZONA BEKASI – KTP elektronik atau e-KTP hingga saat ini belum dirasakan secara menyeluruh di kota Bekasi. Lamanya waktu pencetakan e-KTP dirasakan oleh beberapa warga Bekasi, seperti yang terjadi di kecamatan Bekasi Barat.

Warga yang merasa tidak puas atas pelayanan kecamatan Bekasi Barat langsung mengadukan hal tersebut kepada Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Mendapatkan laporan warga melalui media sosial, kemudian Walikota Bekasi Rahmat Effendi bersama Kepala Dinas Tata Ruang Junaedi lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di unit pelayanan kecamatan Bekasi Barat, pada Kamis (04/04/2019).

Dalam sidak tersebut, Camat Bekasi Barat M. Bunyamin bersama Sektretaris Camat (Sekcam) Diani juga menyaksikan langsung Walikota Bekasi lakukan pemenatauan.

Dalam pemantauannya, Walikota langsung masuk ke dalam pelayanan bagian pencetakan eKTP di dalam, Walikota langsung menemuni salah satu warga yang melapor untuk memeriksa data yang di bawa, dan karena persyaratannya lengkap, Wali Kota sempat menanyakan kepada petugas Kecamatan, kendala apa yang harus di tahan tahan proses pencetakan eKTP nya, dalam beberapa menit eKTP Bapak Sukama warga Kelurahan Kranji Kecamatam Bekasi Barat langsung jadi dalam waktu 2 menit.

Sukama berasal dari Cirebon telah memiliki surat pindah dari Kota Asalnya, dan ia tinggal kini di Kelurahan Kranji RT 05/10, dengan kedatanagan Wali Kota sempat membantu dan mengucapkan terima kasih atas perhatiannya, baginya, jika urus sendiri bisa memakan waktu lama meskipun pelayanan sudah di atur singkat.

Usai sidak pelayanan, Wali Kota memanggil para Kepala Seksi di Kecamatan Bekasi Barat dan adakan rapat dadakan di ruang Camat, beliau mengatakan tidak ingin melihat lagi proses pelayanan warga dipersulit ataupun bertele tele, jika memang data sudah lengkap ajuakn si warga tersebut dan suruh pulang, nanti akan diantarkan oleh Pamor wilayah yang ditugaskan, ini harus efisien, warga sekarang di nomor satukan, karena ia membayar pajak dan masuk anggaran pajak untuk Kota Bekasi juga.

“Warga datang ajukan, pamor yang antarkan ke rumah masing masing, jangan ada minta kas untuk ini itu, jika warga yang kasih itu tidak masalah, asal jangan mematok harga sekian, jika di kasih makan ya makan, uang bensin ambil, sekali lagi jangan di patok harga,” tegas Rahmat Effendi.

Proses pelayanan warga di Kota Bekasi, menurut Walikota merupakan yang utama, dirinya juga mengungkapkan bahwa hasil bayar pajak itu bisa membantu pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi, bahkan bisa membayar gaji para pegawai, untuk itu layani kebutuhan warga tidak perlu di persulit.

Saat berjalan ke arah pelayanan kembali, Wali Kota Bekasi menelpon Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Taufik Rachman, meminta agar Setiap per jam sekali langsung acc dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, setelah di acc untuk pencetakan Kartu Keluarga, disetiap Kecamatan yang mengajukan bia langsung naik cetak setiap jam nya, waktunya bisa dari setengah 9 pagi hingga setengah 4 sore, jadi pelayanan tetap berjalan tidak bertele tele. (ADV/HMS)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts