Semarakan Milad Ke 16 FBR, Novel Said : FBR Jangan Petantang Petenteng Doang

 Berita Terkini, Serba-Serbi
banner 468x60
Ketua Korwil FBR Kota Bekasi Novel Said Saat Memberkan Sambutan Peringatan Milad Ke 16 FBR Kota Bekasi, Sabtu (16/3/2019).

ZONA BEKASI – FBR jangan petantang petenteng doang, hal ini diungkapkan oleh Novel Said selaku Ketua Korwil Forum Betawi Rempug (FBR) Kota Bekasi, dalam sambutan acara Milad FBR kota Bekasi ke 16, di Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2019).

Ia menegaskan, anggota FBR harus berani mengubah mindset dan memperbaiki citra warga Betawi di tengah masyarakat Kota Bekasi.

“FBR jangan petantang petenteng doang, saya berharap dengan organisasi yang kita cintai ini bisa merubah kebiasaan buruk,” kata Novel Said di harapan ratusan anggotanya.

Menurutnya, gaya petantang petenteng anggota FBR yang selama ini jamak terlihat lantaran kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia mengaku banyak anggota FBR yang bergabung dari latar belakang di bawah tingkat intelektualitas rata-rata.

Dengan demikian, jika dilihat sekitar 10 tahun mundur ke belakang banyak ditemui anggota FBR yang petantang petenteng di lapangan.

“Saya ingin membawa FBR lebih baik, lebih sopan, lebih santun, dan lebih menghormati orang lain,” ucap Novel Said.

Ke depannya, ia berharap agar orang Betawi yang memiliki intelektualitas di atas rata-rata mau bergabung dalam organisasi masyarakat FBR. Sebagai contoh adalah orang Betawi yang maju sebagai anggota legeslatif agar mampu menyuarakan aspirasi warga Betawi.

“Sehingga mereka bisa ikut memajukan orang Betawi,” tukasnya.

Di tempat yang sama Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto setuju dengan ungkapan Novel Said agar anggota FBR berani mengubah mindset. Ia menilai FBR adalah ormas yang konsisten dan memiliki komitmen untuk turut serta membantu pemerintah daerah dalam pembangunan.

“Ada satu perubahan mindset yang harus dilakukan kepada para anggotanya dalam pembangunan di Kota Bekasi, sebagai pelaku bukan sebagai penonton,” ungkap Tri.

Tri Adhianto berharap FBR mampu melakukan upaya dalam peningkatan kapasitas dan peningkatan kemampuan. Apalagi jika melihat FBR sebagai salah satu ormas yang mampu menjaga kerembugan dan kerukunan di Kota Bekasi.

Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Partai Golkar nomor urut 8, Ikhsan (Tiga dari kanan) saat berfoto bersama dengan Muspida dan Pengurus FBR.

Sementara Anggota FBR Bekasi, Ikhsan Nurjamil menyebutkan, digelarnya Milad FBR ke 16 diharapkan bisa membina hubungan persaudaraan yang kokoh sesama masyarakat Betawi. Begitu juga kata dia, semuanya agar masyarakat lainnya juga bisa menciptakan kehidupan yang aman, nyaman serta damai dalam pelakanaan Pileg dan Pilpres 2019.

“Mari kita ciptakan Pileg dan Pilpres 2019 ini sejuk dan tentram, selain itu kita yang tak kalah penting juga membina hubungan kerjasama dengan pemerintah demi tercapainya kesejahteraan sosial,” ungkapnya

Ikhsan yang juga Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Partai Golkar nomor urut 8, mengaku momentum milad ke 16 menjadikan FBR sebagai organisasi yang lebih dewasa dalam berfikir dan bertindak.

“Milad FBR ke 16 adalah momentum memperlihatkan kepada masyarakat yang sekarang berusia 16 tahun tetapi masih tetap rempug sesuai dengan cita cita pendirinya,” kata Ikhsan.

Peringatan milad FBR ke 16 tahun ini mengangkat tema “Merajuk Kerembugan, Melestarikan Budaya Betawi di Kota Bekasi. Beberapa agenda budaya dipertunjukkan seperti atraksi pencak silat, palang pintu, dan santunan kepada 70 anak yatim di sekitar Jatiasih. (GUN)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts