Warga Menilai Pilkades Cinagara ‘Cacat Aturan’ Akan Laporkan Ke Ombudsman RI

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

BOGOR (zonapantau.com) – Kisruh Pemilihan kepala desa yang diduga tidak profesionalnya panitia Pilkades Cinagara kecamatan Caringin terus berlanjut. Sebab, masyarakat pemilih menginginkan transparansi hingga pemilihan ulang dilakukan, karna pemilihan tersebut sudah menjadi rahasia umum dan gagal karena kotak suara pun masih ditahan polsek setempat.

Pemilihan Kepala Desa yang berlangsung pada 28 Oktober lalu berbuntut panjang, selain demo pada Selasa (30-10-2018 ) lalu, ratusan massa warga Desa Cinagara mendatangi Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Mereka menuntut pihak Kecamatan serta Kepolisian setempat agar bisa menfasilitasi terhadap ketua Panitia dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cinagara, supaya menghitung ulang kertas suara yang kini diamankan di Polsek Caringin.

Salah satu Warga Caringin yang bernama Yongki mengungkapkan kekecewaannya dan berkata, dirinya yakin ini ada konspirasi, karna dari data yang ada panitia terlah salah seperti Cap, pengucapan yang digelapkan tapi bisa diterima oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintah Desa (DPMD). Padahal itu berkas banyak yang salah dan terlihat kejanggalannya, bahkan situasi penghitungan suara saat itu pun tidak kondusif.

“Dengan beberapa data atau pun berkas yang saya dan beberapa warga lainnya miliki, terlihat sangat jelas adanya konspirasi dan manipulasi data mulai dari sebelum pemilihan hingga penghitungan tersebut, dan saya bersama masyarakat lainnya akan mengadukan ini ke Ombudsman dalam waktu dekat,” ungkapnya, Kamis (20/12/2018).

“Belum lagi kejanggalan pada kertas surat undangan, jumlah DPT+5 persen tetapi panitia mencetak lebih dari ketentuan tersebut, belum lagi dengan rangkaian beberapa kejanggalan lainnya,” tambahnya.

Dirinya dengan warga lainnya ingin tim Fasilitas memanggil Panitia, Badan Permusyawaratan Desa (BPD). “Kita ingin para saksi dan Calon kades dihadirkan dalam suatu rapat, karna fungsi dan tugas tim Fasilitas disesuaikan pada pasal 75 PerBup,” pungkasnya.

Deron, salah satu warga lainnya pun ikut membenarkan dan mengatakan, saya pun merasa banyak kejanggalan pada pemungutan suara tersebut, salah satu contohnya seperti halnya undangan surat suara yang telah diberikan kepada warga. “Padahal warga tersebut bukanlah warga Desa Cinagara melainkan warga Desa Caringin, bahkan saya sempat menvideokan salahsatu ungkapan warga Desa Caringin tersebut,” bebernga. (Din)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts