Tanpa Proses Pengukuran Kelurahan Jakasampurna Daftar Berkas Tanah Ke PTSL

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

BEKASI (zonapantau.com) – Ketua TIM Ajudikasi Tim II pada BPN Kota Bekasi, melakukan K2 atau pembatalan atau pembekuan terhadap berkas pemohon pada Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atasnama Laurence M.Takke dengan kurang lebih luas 1.400 M2 di pinggir Jalan Inspeksi Kalimalang, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Pembatalan berkas pemohon pendaftaran PTSL di Jakasampurna tersebut karna masuknya surat keberatan dari pihak Acam bin Mendung kepada BPN Kota Bekasi, yakni kepada panitia tim Ajudikasi Tim II, bedasarkan surat Nomor 015/INV/XI/2018 Perihal Sanggahan Keberatan di hari Jum’at 23 November 2018, untuk memohon dan meminta kepada BPN setempat melakukan pembatalan terhadap proses pembuatan sertifikat pada program PTSL atasnama Laurence tersebut. Sebab pendaftaran atasnama laurence itu berada diatas alas hak bidang tanah milik Acam bin Mendung seluas 3.270 M2.

Sebab, dalam isi surat keberatan tersebut menyebutkan pendaftaran PTSL dari pemohon atasnama Laurence yang di daftarkan oleh Kelurahan Jakasampurna dan di terima oleh pihak panitia merupakan suatu tindakan melawan hukum. Karna pihak Acam bin Mendung mengklaim telah memiliki keputusan pengadilan yang sedang dalam proses hukum dan perkara berdasarkan keputusan pengadilan bekasi No:527/Pdt.G/2015/PN.Bks.

Menurut Candra Gunawan, selaku pihak dari Acam bin Mendung, mengatakan proses pendaftaran pemohon dari Kelurahan ke Panitia PTSL wilayah setempat di nilai telah cacat hukum atau menabrak aturan yang berlaku dalam mekanisme proses pendaftarannya. “Pihak panitia PTSL setempat tidak melakukan pengukuran fisik dan pematokan tanah, serta kelurahan tidak melibatkan ketua RT maupun RW wilayah tanah tersebut berada sebagai saksinya,” ujarnya.

Diketahui, pemohon atasnama Laurence yang mendaftar untuk pembuatan Sertifikat tanah pada programnya Presiden RI untuk PTSL di Kantor Pertanahan Kota Bekasi itu terbukti dengan keluarnya Pengumuman Data Fisik dan Data Yuridis dengan nomor 11690/2018 pada tanggal 31 Oktober 2018 atasnama ‘Laurence M.Takke’ seluas 1.400 meter persegi di atas alas hak milik Acam bin Mendung.

Kata Candra Gunawan selaku kuasa waris, membeberkan saat ini seluas kurang lebih 1.400 M2 atasnama Laurence (bukan pemilik) itu terjadi dengan adanya pendaftaran Nomor Berkas Permohonan 148953 tahun 2018 dan NIB 17364 ke BPN setempat.

Terpisah, Lurah Jakasampurna, Nurdin, membantah dirinya mendaftarkan tanah yang masih bermasalah tersebut ke panitia PTSL. “Saya mana tau kalau tanah tersebut bermasalah, kan datangnya berkas pemohon PTSL wilayah saya dalam jumlah banyak dan tak mungkin saya periksa satu persatu,” bantahnya, Rabu (28/11/2018).

Selain itu, Nurdin, bahwa dalam pengumpulan berkas pemohon PTSL itu dilakukan oleh para stafnya yang sudah di petakan masing-masing zona wilayahnya. “Untuk tanah itu di tangani langsung oleh staf saya bernama Rama,” katanya.

Dalam keterangan resminya didepan awak media, menurut versinya staf TKK mewakili lurah Jakasampurna, Rama, mengatakan berkas pemohon PTSL atasnama Laurence itu dikumpulkan berkasnya oleh kelurahan pada bulan awal tahun ini. “Dan di daftarkan ke panitia PTSL pada bulan Februari 2018 kemarin,” akunya, Kamis (29/11/2018). (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts