Mengabdi 21 Tahun Di Kecamatan Jatisampurna Status Tukimin Magang Tak Tetap

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

Bekasi (zonapantau.com) – Kesejahteraan yang semakin meningkat tiap waktunya sebagai Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di Pemerintahan khususnya di Kota Bekasi. Namun, pengabdian selama puluhan tahun sebagai tenaga magang di instansi pemerintahan, tak menjamin seseorang diangkat menjadi TKK.

Hal tersebut juga belum dirasakan oleh salahsatu pekerja di pemkot bekasi bernama inisial Tukimin (50) yang mengabdi sejak 1997 silam, di SKPD atau OPD Kecamatan Jatisampurna.

Tukimin (50), yang bekerja dilingkungan Kantor Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, mengaku telah mengikuti proses pemberkasan TKK beberapa kali yang di gelar Pemkot Bekasi. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Diketahui, Tukimin pertama bekerja diwilayah Kantor Pembantu Kecamatan (Kapermat) Jatisampurna yang masih masuk wilayah Pondokgede, dia sudah bekerja sebagai pegawai Honor Daerah atau dengan sebutan (Honda) dan saat ini dengan nama pegawai Magang. Namun mirisnya, uang yang dia dapatkan saat ini dengan kata lain bukanlah gaji alias tak memiliki honor seperti honor yang diterima pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK).

Padahal, setiap tahunnya Pemkot Bekasi, selalu mengangkat ribuan orang TKK, yang ditempatkan di kantor kecamatan, kelurahan bahkan sampai ketingkat RW.

“Saya beberapa kali ikut proses pemberkasan TKK tetapi selalu gagal. Tetapi, banyak pengangkatan TKK kelihatannya tanpa proses yang sulit,” ungkap Tukimin dengan nada datar.

Diceritakannya bahwa, sejak tahun 1997, dirinya dipercaya menjaga kebersihan lingkungan kantor Kecamatan Jatisampurna. Kala itu, Jatisampurna masih masuk dalam wilayah Pondokgede.

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2001, saat itu Tukimin diminta pimpinannya membantu dibagian ke sekertariatan kecamatan. Kemudian, ia saat ini membantu para petugas trantib Kecamatan Jatisampurna. Meski begitu, bapak dua anak ini, tidak pernah memperoleh gaji tetap bulanan.

Biaya hidup sehari-hari warga Kota Bekasi asal Ngawi, Jawa Timur ini, diperoleh dari belas kasih orang maupun para pegawai dilingkungan kantornya. Semisal, ketika diminta mengurus administrasi warga di kantor kecamatan. Kadang Tukimin, diminta ikut dalam kegiatan penertiban spanduk liar diwilayah kerjanya. Usai kegiatan penertiban biasanya dia memperoleh honor kegiatan.

“Kalau ada kegiatan penertiban spanduk liar diwilayah saya diikutsertakan. Biasanya, sehabis kegiatan saya mendapat honor, lumayan bisa untuk biaya makan,” katanya.

Impian Tukimin menjadi seorang TKK nampak sulit terwujud. Padahal, teman seangkatannya ketika sama-sama sebagai tenaga magang 21 tahun lalu, kini telah diangkat menjadi PNS dengan jabatan sebagai Kepala Seksi, Lurah bahkan menjadi Camat. Sedangkan, pengangkatan TKK sejumlah teman sengkatannya tersebut, dimulai sekitar tahun 2000-an.

“Kalau teman-teman seangkatan dengan saya nasibnya sekarang sudah lebih baik. Mereka ada yang sudah menjabat sebagai Kepala Seksi, Lurah bahkan Camat,” tutupnya. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts