Wildan Bersyukur Disahkannya RUU Pesantren dan Pendidikan Agama

 Berita Terkini, Pendidikan
banner 468x60

Ketua DPAC PKB Bantargebang, Wildan Fathurrahman yang juga Caleg PKB DPRD Kota Bekasi nomer urut 2 , Dapil 1 Kecamatan Bekasi Timur-Bekasi Selatan.

 

ZONA BEKASI – Ketua DPAC PKB Bantargebang, Wildan Fathurrahman mengaku senang Rancangan Undang-Undang Madrasah dan Pendidikan Keagamaan akhirnya disahkan menjadi RUU Inisiatif DPR RI pada rapat Paripurna pada Selasa (16/10/2018) kemarin.

“Ini patut disyukuri, perjuangan Fraksi PKB menginiasi hadirnya rancangan undang-undang yang memiliki keberpihakan pada madrasah dan pesantren akhirnya berhasil diperjuangkan,” ungkap Wildan, Rabu (17/10/2018).

Seraya menambahkan, RUU Pesantresn dan Pendidikan Agama ini menjadi kado indah bagi santri menjelang ‘Hari Santri Tahun 2018’ yang jatuh pada 22 Oktober, kata Wildan dengan adanya payung hukum untuk Pesantren dan pendidikan keagamaan tentu menjadikan posisi pesantren dimata pemerintah sejajar dengan lembaga pendidikan umum lainnya.

Tak sampai disitu, lanjut Wildan proses panjang menjadi RUU Inisiatif DPR, imbuh calon legislator asal Dapil Bekasi Timur-Bekasi Selatan ini. Menurutnya, perjuangan belum tuntas, masih ada proses lain yang harus dihadapi dengan membentuk panja/pansus dan bersama pemerintah akan membahas Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU.

“Kita akan berjuang terus, ini tentu kabar baik, dan akan terus kami perjuangkan agar ada percepatan pengesahan RUU Inisiatif DPR ini menjadi UU dalam,” tandasnya.

Persoalan ketidakadilan di dunia pendidikan memang diakuinya masih terjadi, khususnya bagi pesantren dan madrasah. Padahal nyatanya, pesantren dan madrasah telah hadir jauh sebelum negara merdeka, memberi kontribusi bagi pendidikan dan pembangunan akhlak bangsa Indonesia.

“Itulah kenapa, FPKB menginiasi ini sudah lama, kita gencar agar ada keadilan, kesetaraan prioritas pengembangan antara pendidikan umum dan pendidikan berbasis madrasah dan pesantren,” kata Wildan yang juga Caleg Muda DPRD Kota Bekasi nomor urut 2.

Wildan berharap ulama terus memberikan dukungan atas perjuangan partai yang menjadi refresentasi kaum nahdlatul ulama yang mayoritas memiliki lembaga pendidikan madrasah dan pesantren di penjuru nusantara.

“Harapan kita tentu adanya UU Pesantren dan Pendidikan Agama semakin meningkatnya semua aspek pendukung untuk kemajuan Pesantren, baik dari kurikulumnya, sarana dan prasarananya maupun perhatian pemerintah untuk kesejahteraan para pendidiknya,” pungkasnya. (GUN)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts