Mu’ad Khalim: Anggota DPRD Adalah Penyambung Dan Harus Mampu Mengawal Aspirasi Rakyat

 Berita Terkini, Nasional
banner 468x60

Bogor (zonapantau.com) – Calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dapil 2, Mu’ad Khalim (kang Halim), yang juga sebagai Ketua PAC PDI-Perjuangan Kecamatan Cileungsi ini mendapatkan banyak dukungan masyarakat berbagai kalangan.

Wilayah Pemilihan Calon Legislatif untuk Dapil 2 Kabupaten Bogor, mencangkup Kecamatan Cileungsi, Gunungputri, Jonggol, Cariu, Tanjungsari dan Sukamakmur.

Dukungan terhadap pencalegan kang Halim ini cepat menyebar dengan banyaknya undangan – undangan mulai dari pengajian lingkungan warga hingga pertemuan untuk mendukung langsung kepada caleg dapil 2 (Kang Halim) nomor urut 2 ini.

Bukan hanya di Cileungsi, dukungan terhadap kang Halim juga hadir di wilayah Kecamatan Gunungputri saat terlibat dalam kegiatan santunan yang diadakan oleh kaum milenial atau pemuda Karanggan.

“Motivasi dan dukungan selalu datang ke saya sebagai caleg, itu terjadi tak sedikit warga yang datang dengan sengaja ke rumah saya. Dan selain itu juga banyak undangan warga untuk saya entah itu ikut pengajian bersama atau kegiatan dukungan langsung ditengah lingkungan masyarakat khususnya di bogor timur ini,” ungkap Mu’ad Khalim kepada wartawan saat di temui di kediamannya di Desa Cileungsi Kidul.

Apresiasi dukungan ini, kata kang Halim, juga hadir dari warga karanggan gunungputri saat menghadiri santunan anak yatim beberapa waktu lalu. “Sebagian besar dukungan ini saya dapati karna spontanitas, itu terjadi karna sebelumnya kita sering kelapangan ketengah masyarakat, dan warga tak sengaja mengetahui kalau saya ikut mencalonkan sebagai anggota DPRD,” terangnya.

Menurutnya, untuk menjadi penyambung lidah masyarakat atau penampung aspirasi. Terkait problematika perekonomian masyarakat khususnya di bogor timur ini, dirinya melihat masih banyaknya persoalan terkait tenaga kerja.

“Selain tentang tenaga kerja dan sedikitnya warga setempat mendapat kesempatan bekerja terutama di pabrik atau perusahaan industri disini. Juga minimnya bantuan pemerintah untuk mengembangkan atau memajukan sektor pertanian. Sebab seperti di Jonggol, Cariu maupun Tanjungsari banyaknya lahan persawahan dan perkebunan tetapi minim para petani memilik alat penunjangnya,” ujarnya.

Persoalan seperti itulah, kata Kang Halim, kedepannya melalui penyambung aspirasi masyarakat yakni anggota DPRD harus mampu mengetaskan permasalahan yang ada terkait penunjang perekonomian masyarakat.

“Di kecamatan perkotaan seperti Cileungsi dan Gunungputri lebih diutamakan pada sektor tenaga kerja, tapi untuk kecamatan lainnya di bogor timur ini bisa diutamakan pada sektor pertanian maupun perkebunan demi menunjang peningkatan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts