UPT Pajak Gunungputri Selidiki SPPT Bodong Milik Warga Cileungsi

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

Loket Pelayanan terpadu UPT PD Gunungputri – Cileungsi

Bogor (zonapantau.com) – Terkait salah satu Wajib Pajak (WP), yang SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) nya palsu di benarkan oleh pihak UPT Pajak Daerah Gunungputri – Cileungsi. Letak objek tanah milik WP tersebut berada di Kampung Pasir Angin RT03/ RW03 Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Awalnya pada saat sebelum jatuh tempo pembayaran bulan Agustus 2018, melalui Rusli selaku Pengawas IMB Gunungputri – Cileungsi hendak melakukan pembayaran di loket UPT PD. “Pihak UPT mengecek Nomor Objek Pajak (NOP) namun tak terdaftar di sistem data kita,” kata Herry Gianantha, kepada zonapantau.com, Senin (8/10/2018).

Karna pada Juli, masih kata Herry, pengawas IMB wilayah gunungputri cileungsi pada sebelum jatuh tempo bulan Agustus hendak membayar PBB setelah di cek oleh UPT tak terdaftar di sistem NOP (Nomor Objek Pajak) dan luas bidang tanahnya dengan bangunannya dengan IMB juga tak sesuai.

“Karna tak ada dalam sistem data, kami menyatakan itu SPPT palsu alias bodong, pihak UPT pun memberikan solusi untuk membuat permohonan SPPT baru. Dan terbitlah SPPT baru yang aslinya,” terang Herry di ruang kerjanya.

Selanjutnya, kata Herry, pihaknya pun meminta kepada pengawas IMB tersebut agar WP memberitahu kepada siapa dirinya membayar SPPT yang di duga palsu tersebut. “Sudah terbitnya SPPT yang asli ini, dengan catatan memberitahu ke kita kepada oknum siapa WP membayar pajak SPPT sebelumnya,” ungkapnya.

Dirinya, pun menegaskan jika ada oknum yang berani membuat SPPT palsu alias bodong langsung pihak UPT laporkan. “Jika ada oknum dari pihak UPT sendiri, pun pastinya juga akan kita tindak,” tegas Herry masih menunggu pengakuan dari WP kepada siapa sebelumnya dia membayar pajak hingga munculnya SPPT Palsu.

“Akan tetapi sangat di sayangkan, WP yang memiliki SPPT bodong tersebut sampai saat ini belum juga membeberkan siapakah oknum yang di duga menerbitkan SPPT bodong alias palsu. Tidak sesuainya SPPT yang tercetak milik WP tersebut dengan di lapangan seperti di SPPT bodong tersebut tak terdaftar pada sistem saat melakukan pembayaran, sementara dilapangan sudah ada bangunan dan juga ber IMB,” bebernya.

Diketahui, pihak UPT manapun tidak membuat produk SPPT namun hanya mengidentifikasi permasalahan tentang pajak yang ada dilapangan sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Bogor No.33 tahun 2016. Karna masih banyak persoalannya seperti adanya tak kesesuaian ada bidang tanah yang tiba-tiba sudah ada bangunan padahal di data masih tanah lapang atau penambahan luas bangunan atau tanah.

Menurutnya, itu salah besar jika ada yang beranggapan bahwa UPT menerbitkan SPPT. Selama ini UPT hanya bagian dari layanan teknis jemput bola dan pendataan maupun penangan persoalan-persoalan terkait pajak.

“Saya menghimbau kepada masyarakat dan para WP agar secepatnya melaporkan ke UPT jika di lapangan ditemukan kejanggalan terkait pajak dan sebagainya. Sebab di UPT PD Gunungputri sendiri untuk pelayanan permohonan sppt baru maupun pembetulan sppt tidak di kenakan biaya apapun asal memenuhi persyaratan permohonannya, setiap permohonan pasti dan wajib melampirkan pengantar dari desa dan semua permohonan melalui upt ter-rekap,” terangnya. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts