Antusias Masyarakat Tinggi, Kartu Sehat Berbasis NIK di Cetak Terbatas

 Berita Terkini, Kesehatan, Pemerintahan
banner 468x60

ZONA BEKASI – PEMERINTAH Kota Bekasi, Jawa Barat, membatasi sementara proses pencetakan kartu Bekasi Sehat yang menjadi program layanan kesehatan gratis akibat antusias masyarakat dalam pembuatan Kartu Sehat dan sisa sedikitnya blanko pengadaan APBD 2018 di berikan secara terbatas.

“Dengan akan habisnya blanko Kartu Sehat, maka pengambilan Kartu Sehat yang diajukan pada bulan Mei, Juni dan Juli hanya bisa dilakukan sampai 6-7 september 2018,” kata Kabag Humas Pemkot Bekasi Sajekti Rubiah di Bekasi, Senin, 10 September 2018.

Menurut dia, terhitung mulai hari ini(10/9), pelayaan Kartu Sehat hanya melayani pendaftaran saja terhadap Kartu Sehat yang belum tercetak.

Dan pencetakan hanya dilakukan bagi masyarakat yang sedang sakit, dirawat maupun dalam keadaan darurat lainnya kartu saat ini hampir mencapai 600000 Kartu yang tercetak sesuai pengandaan blangko ks di dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebanyak 600000 di tahun 2018.

Pemkot Bekasi tetap berkomitmen memberikan layanan kesehatan gratis kepada warganya dengan catatan kondisi yang darurat.

“Pasien yang darurat menyertakan surat keterangan rumah sakit tempat dia dirawat akan dengan mudah mendapatkan kartu sehat,” ucapnya.

Pencetakan kembali Kartu Sehat hingga kini belum ditentukan jadwalnya sampai manunggu proses pengadaan blanko rampung. Terhadap pasien yang demikiannya menyediakan kanal laporan melalui Whatsap aduan Kartu Sehat di nomor 0821 2398 5979.

Sajekti menambahkan, sosialisasi terkait hal ini telah disebarluaskan pihaknya melalui media sosial dan pengumuman kepada masyarakat setempat. Tidak hanya itu saja, masyarakat juga dapat berobat langsung ke RSUD Kota Bekasi hanya menggunakan e-KTP dan KK saja.

“Tentunya bagi mereka yang berdomisili di Kota Bekasi” jelas Sayekti.

Kartu Sehat merupakan program Pemerintah Kota Bekasi dalam memfasilitasi kesehatan gratis bagi warganya di 49 eumah sakit swasta serta sejumlah rumah sakit lainnya di wilayah Jakarta dan Kabupaten Bekasi sejak 2017.

Pemkot Bekasi telah menggelentorkan dana APBD senilai total Rp300 miliar lebih untuk fasilitas tersebut. Hingga September 2018, Dinas Kesehatan Kota Bekasi telah mendistribusikan sekitar 600 ribu Kartu Sehat di 12 kecamatan setempat. (Dhigan)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts