Pengerjaan Proyek Tol Di Jatisampurna Menimbulkan Keretakan Rumah Warga

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

ZONA BEKASI (zonapantau.com) – Proyek pembangunan tol Cilincing – Cimanggis (CiCi) yang dikerjakan oleh pengembang dari PT. Waskitamenuai protes oleh sejumlah warga Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Protes warga yang berlokasi di RW 10, karena adanya proses pemasangan tiang pancang pada proyek tol yang menimbulkan getaran sehingga mengalami keretakan terhadap 45 rumah warga setempat.

Pasalnya, Radius dari titik pemasangan tiang pancang pada proyek tol Cici tersebut hanya berjarak sekitar 50 meter ke pemukiman warga Jatikarya.

Bahkan, di radius jarak 200 meter rumah warga disana pun tak luput dari dampak getaran yang menyebabkan keretakan di tembok rumah. “Radius kerusakan dari jarak terdekat 50 meter sampai 200 meter, dan sebanyak 45 rumah warga yang terkena dampak retakan di tembok,” kata Ketua RW 10 Saman.

“Sekarang sudah clear antara warga dengan pihak proyek tol dari PT Waskita, pengembang akan bertanggung jawab seperti memberikan dana Kerohiman dan Pergantian kerugian bangunan rumah warga yang retak. Semua itu melalui perjanjian secara tertulis disaat musyawarah antara kedua belah pihak bersama Lurah Jatikarya Sulatifah diruang kerjanya pada Senin (13/8) kemarin,” terang Saman kepada zonapantau.

Katanya, 45 rumah warga RW 10 yang retak akibat proyek tol di jatikarya akan langsung di perbaiki oleh pihak pengembang proyek itu sendiri. “Kedepannya, saya menghimbau kepada pihak pengembang proyek tol maupun proyek lainnya jika ingin membangun, minimal ada sosialisasi langsung ke warga sekitarnya, ceritakan dampak seperti apa terhadap lingkungan jika prosea pengerjaannya sudah berjalan,” tururnya.

Tempat terpisah, Lurah Jatikarya, Sulatifah, mengatakan dari jarak radius titik lokasi proyek tol ke rumah warga 100 meter mendapatkan uang kerohiman sebesar Rp.500 ribu yang di bayar dua kali, dan radius 200 meter diberikan sebesar Rp 300 ribu. Itu diberikan selama pengerjaan proyek tiang pancang paku bumi selesai, Rabu (15/8/2018).

“Kata pihak PT Waskita, pengerjaan pemasangan tiang pancangnya selesai selama sebulan,” paparnya.

Lurah Sulatifah, menambahkan bahwa pengerjaan proyek tersebut dilakukan pada jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Dan pada malam harinya tak ada pengerjaan sama sekali. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts