Soal PPDB Laskar Rakyat Jokowi Desak Pj Wali Kota Bekasi Mundur

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan, Pendidikan
banner 468x60

ZONA BEKASI (Pendidikan) – BANYAKNYA keluhan masyarakat yang belum terakomodir untuk menyekolahkan anaknya di SMP Negeri semakin menyita perhatian. Hal ini seiring dengan proses PPDB Online yang terus bergulir, namun belum ditemukan solusi yang tepat oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Lambatnya Pj. Wali Kota Bekasi dalam mengambil kebijakan juga menjadi bagian penghambat penerimaan siswa baru. Sementara upaya Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk mengakomodir anak-anak yang belum terdaftar di SMP Negeri menemukan jalan buntu, karena tidak adanya mandat terhadap solusi tersebut.

“Kita sangat prihatin terhadap kondisi saat ini. Masyarakat kan punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan pemerintah harus menyediakannya. Ini amanah Undang-undang, jangan abaikan hak mereka,” ungkap Wakil Ketua Koordinator Nasional Laskar Rakyat Jokowi (LRJ), Ali Imam Faryadi, Sabtu (14/07/2018).

Kegaduhan dalam pelaksanaan PPDB Online menurutnya akibat gagapnya Pj. Wali Kota terhadap masalah ini. Sehingga yang menjadi korban adalah masyarakat.

“Ada temuan yang mengungkap orangtua yang berasal dari kalangan miskin tetapi tidak terakomodir. Padahal jarak tempat tinggalnya tidak jauh dari sekolah. Sementara juga ditemukan ada orang kaya yang menggunakan SKTM agar bisa mendaftarkan anaknya di sekolah negeri dan diterima. Mau dibawa kemana sistem seperti ini,” beber Ali dengan kesal.

Tidak hanya itu saja, dirinya juga mendesak Pj. Wali Kota Bekasi sebagai penanggungjawab jalannya roda Pemerintahan untuk melepas jabatannya karena dinilai tidak mampu memberikan kebijakan yang strategis dan berpihak kepada masyarakat.

“Satu kata, Pj. Wali Kota harus mundur dari jabatannya sehingga tidak menghambat proses kebijakan yang pro rakyat,” desaknya. (Red)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts