Kadisdik: Persoalan Antara Guru Dengan Pihak SDIT Di Jatiasih Sudah Tak Ada Masalah Lagi

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

Kadisdik Ali Fauzi bersama Sekdisdik saat jumpa pers usai mediasi kedua belah pihak.

ZONA BEKASI (zonapantau.com) – Kabar pemecatan guru bernama Robiatul Adawiyah di sekolah SDIT Yayasan Daarunnajaat Maza diwilayah Jatiasih, Kota Bekasi, beberapa waktu lalu yang sempat viral di media sosial Facebook setelah informasi itu diunggah pemilik akun bernama Andriyanto Putra Valora yang merupakan suami dari guru tersebut.

Melalui mediasi Dinas Pendidikan Kota Bekasi pada Senin (2/7/2018) ini, pihak yayasan menyatakan persoalan pemecatan kepada tenaga pengajarnya tersebut sebagai hal yang mengada-ada.

“Kita tak pernah memecat guru yang bersangkutan terlebih lagi mengarahkan memilih salah satu paslon pada pilkada 2018 kemarin. Pihak yayasan merasa dirugikan dengan persoalan yang sudah viral tersebut,” kata Pimpinan Yayasan Daarunajaat Maza, Gunawan Subiyanto, kepada awak media usai mediasi di ruang rapat Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Menurutnya, Gunawan merasa akibat persoalan tersebut persepsi masyarakat terhadap SDIT Daarunnajaat Maza menjadi miring.

“Terlebih lagi, persepsi publik terhadap sekolah kami seperti mengarahkan untuk memilih salah satu paslon tertentu. Padahal kita sama sekali tak mengarahkan para pegawainya untuk berpolitik praktis,” ucapnya.

Selain itu, Gunawan menegaskan pihaknya belum pernah memberhentikan Rabiah. Hal itu, kata Gunawan hanya mengada-ada.

“Pemberhentian itu kan ada prosedur dan mekanismenya, masa hanya via whatsapp diberhentikan. Kami tidak pernah memberhentikan ibu Rabiah, menegur saja tidak,” ujar Gunawan.

Pihak Yayasan Daarunnajaat Maza sendiri telah mencoba membujuk Rabiah agar tetap mau bekerja disana, akan tetapi bujukan tersebut ditolak oleh Rabiah.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi, dalam keterangan resminya pada Jumpa Pers usai mediasi kedua belah pihak, mengatakan permasalahan yang menyangkut guru yang di isukan di pecat oleh SDIT di jatiasih tersebut sudah islah secara musyawarah dan tak ada persoalannya lagi.

“Dalam mediasi tadi pihak yayasan masih membuka diri menerima guru tersebut untuk tetap mengabdi mengajar di sekolahnya. Mungkin yang bersangkutan ingin suasana kerja yang baru dan sudah tidak bisa lagi melanjutkan mengajar di yayasan tersebut,” terang Ali Fauzi.

Masih kata Ali Fauzi, Dinas Pendidikan Kota Bekasi pun juga memberikan solusi kepada guru yang bersangkutan. “Kebetulan di sekolah negeri juga masih banyak membutuh tenaga pengajar, kembali lagi kepada yang bersangkutan, apakah masih ingin mengabdi sebagai guru atau tidak,” pungkasnya.

“Artinya, antara guru Robiatul Adawiyah dan sekolah Yayasan Daarunnajaat Maza sudah berdamai dan tidak ada masalah lagi,” tutupnya. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts