Khasiat KS-NIK Staf Khusus Wapres JK pun Turut Kagum

 Berita Terkini, Kesehatan, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

ZONA BEKASI (zonapantau.com) – MANFAAT yang dirasakan pengguna Kartu Sehat Berbasis NIK (KS-NIK) yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Bekasi semakin dirasakan dan kian terlihat. Pasalnya KS-NIK tidak memandang status atau warga itu sendiri baik dari kalangan mampu dan atau tidak mampu.

Kebijakan menyamaratakan pengguna oleh Pemerintah Kota Bekasi dikarenakan menggunakan anggaran program KS-NIK tersebut didapat dari hasil pajak dibayarkan/retribusi lainnya masyarakat Kota Bekasi. Jadi, Masyarakat mana pun bisa merasakannya tanpa pandang bulu dan status orang tersebut.

Hal itu cukup terbukti, pada hari Jum’at, 01 Juni 2018, sore tadi, Wiwiek A Ermanto selaku Staf Khusus Bidang Bantuan Sosial Kemanusiaan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla turut merasakan KS-NIK untuk perawatan suaminya yang terkena Stroek sejak tanggal 29 Mei lalu di ruang ICU RS. Mitra Keluarga Barat, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Wiwiek yang kini tinggal di wilayah Jl. Mahoni, Rt.04/11, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, mengaku telah memiliki KS-NIK sudah lama, namun baru kali ini menggunakannya untuk pengobatan suaminya.

“Ternyata KS-NIK sangat mudah dan ramah diterima di RS Swasta (RS.Mitra Keluarga). Dan dalam proses administrasi pasiennya pun sangat simple, tidak berbelit dan cukup hanya menyerahkan foto copy Kartu Keluarga (KK) dan KTP saja,” ungkapnya. (01/06/18)

Menurutnya Program yang telah diluncurkan berupa Kartu sehat (KS-NIK) oleh Pemerintah Kota Bekasi seperti KS-NIK harus menjadi bahan program Kesehatan percontohan bagi Pemerintah Daerah lainnya dan juga harus mendapatkan perhatian oleh Pemerintah Pusat. Hal itu dikatakannya karena KS-NIK mampu mengurangi rasa takut masyarakat akan biaya kesehatan, khususnya masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan kesehatannya.

“Sudah tidak dipungut biaya perbulanannya, proses pendataan pasien cukup mudah, bisa dipergunakan sir RSUD Kota Bekasi, dan di 43 Rumah Sakit Swasta maupun juga di 21 Rumah Sakit diluar Kota Bekasi. Begitu terhadap penyakit pasien sesuai dengan diagnosa bisa ditangani cukup dengan sebuah KS-NIK,” sambungnya.

Ia juga berharap, kedepannya Walikota Bekasi yang terpilih nanti tidak hanya membuat program hebat kesehatan seperti KS-NIK saja, namun seperti Program Kesejahteraan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat seperti yang sudah diarasakan yaitu KS-NIK dapat terwujud di Kota Bekasi. “Saya yakin, Pemerintah pusat tidak akan marah, jika Pemerintah daerah seperti Pemerintah Kota Bekasi telah menciptakan suatu Program Kesehatan berbentuk KS-NIK ini dilanjutkan. Karena program tersebut dinilai sangat bermanfaat dan membantu banyak orang,” pungkasnya. (Dhigan)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts