BPN Kota Bekasi: Pelaku Pungli PTSL Wajib Dilaporkan Ke Polisi

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

Kepala Kantor BPN Kota Bekasi, Muhammad Irdan Ph.D

ZONA BEKASI (zonapantau.com) – Kepala Kantor Kementerian Pertanahan dan Agraria atau dikenal dengan nama BPN Kota Bekasi, Muhammad Irdan menegaskan bahwa Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap atau PTSL murni di biayai APBN dan digratiskan bagi masyarakat.

Hal itu ia kemukakan guna mengantisipasi terjadinya tindak pidana pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, baik pegawai BPN, pegawai Kelurahan atau pihak lainnya.

Untuk tahun 2018 ini, kata Irdan, ada lima kecamatan di kota bekasi sendiri yang akan terealisasi dengan target 40 ribu penerima bidang tanah program PTSL tersebut. “Diantaranya, Bantargebang 8.500, Mustikajaya 10 ribu, Rawalumbu 10 ribu, Bekasi Barat 11.500, dan Bekasi Selatan 10 ribu,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Irdan juga mendukung masyarakat untuk melaporkan tindakan pungli ke pihak berwajib atau datang ke kantor BPN untuk mengadukannya. Selanjutnya pihak BPN yang akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri kasus tersebut.

“Segera laporkan ke Polres Metro Bekasi Kota dengan membawa bukti agar di proses,” ujarnya melalui pesan singkat. Irdan menjamin pihaknya akan mendukung dan membantu masyarakat yang membongkar praktik pungli.

“Jangan khawatir kepada siapa saja yang melaporkan akan kami dukung jika dipanggil oleh kepolisian,” katanya.

Sebagai instansi yang mendapat amanat dari Presiden RI untuk mensertifikasi tanah warga, Irdan meminta semua pihak untuk membantu mensukseskan program tersebut. Sementara mengenai tenaga di tingkat kelurahan yang diperbantukan, menurutnya tidak perlu khawatir. Sebab Pemerintah Kota Bekasi telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 8 Tahun 2018 yang membolehkan melakukan pungutan biaya administrasi sebesar Rp 150 ribu perbidang pengajuan.

“Kami hanya bisa sampai himbauan saja, dan tidak dibenarkan oleh BPN untuk memungut dana diatas selain yang diatur dalam Perwal No. 8 Tahun 2018 bahwa pungutan untuk persiapan PTSL hanya sampai Rp 150 ribu saja,” tandasnya. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts