UPTD LH Jatisampurna Sosialisasi Larangan Buang Sampah Sembarangan

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

ZONA BEKASI (zonapantau.com) – Untuk menegakan peraturan sertan menciptakan lingkungan yang sehat dan hijau, UPTD Lingkungan Hidup Kecamatan Jatisampurna mengerahkan personilnya untuk terjun ke wilayah guna mengantisipasi terjadinya pembuangan sampah sembarangan atau liar yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Selain menjaga lingkungan agar tetap bersih, penarikan retribusi dari masyarakat juga dirasa lebih maksimal. Buktinya, pada tahun 2017 lalu, UPTD LH Kecamatan Jatisampurna mampu berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah dengan hasil yang sangat memuaskan.

“Tahun kemarin kita surplus 112% dari target pendapatan sebesar Rp 577 jt. Kita berhasil berkontribusi sebesar Rp 647 jt atau lebih Rp 70 juta dari target,” ungkap Kepala UPTD LH Kecamatan Jatisampurna, Erfan Hikmatullah saat ditemui di kantornya kemarin.

Begitu tingginya kenaikan target pada pajak retribusi sampah di Kota Bekasi hingga mencapai 100 persen yang hampir diberatkan oleh 12 UPTD LH kecamatan yang ada. Namun hal tersebut tak dibarengi dengan kondisi teknis yang memadai, mulai dari masih kurangnya jumlah armada truk pengangkut sampah hingga personel petugas sampai di masing-masing UPTD LH tiap kecamatan.

Kendati demikian, Erfan mengungkapkan pihaknya masih banyak memiliki keterbatasan, diantaranya personil dan armada sebagai fasilitas pendukung yang belum mencukupi. Oleh itu, ia berharap mendapat tambahan armada guna memaksimalkan penarikan sampah di wilayahnya.

“Untuk menampung daya angkut sampah, dibutuhkan 30 armada yang layak pakai. Saat ini kita baru memiliki 14 truk dan 3 baktor untuk mengangkut sampah sebanyak 20 ton perharinya,” kata Erfan.

Disisi lainnya, Erfan juga mengajak masyarakat untuk sadar dan peduli terhadap lingkungan. Peran aktif masyarakat adalah kunci atas terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

Sementara cara yang dilakukan pihaknya untuk membangun kesadaran masyarakat adalah dengan sosialisasi dan pembinaan dengan melibatkan berbagai unsur, diantaranya Camat, Lurah dan stake holder lain.

“Kita mengajak semua pihak untuk cinta terhadap lingkungan. Namun kita juga tegas terhadap pelanggar. Sesuai Perda No 10 tahun 2011 bagi pihak yang sengaja membuang sampah sembarangan atau membuat TPSS illegal maka akan dikenakan sanksi administrasi dan lainnya,” tandasnya. (Yudhi/lam)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts