Hotel Di Ruko Sampoerna Square Jatiraden Disoal Warga

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

Ruko Sampoerna Square namun dibelakangnya terdapat Hotel yang sudah setahun berdiri sejak 2017 lalu

ZONA BEKASI (zonapantau.com) – Keberadaan hotel di Jalan Raya Hankam RT03/RW09 Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, disinyalir belum memiliki izin lengkap termasuk IMB untuk peruntukan Hotel. Diketahui sebelumnya, izin peruntukannya adalah untuk Ruko, padahal sudah berdiri kurang lebih setahun.

Pembangunan ruko tersebut disinyalir hanyalah sebagai kamuflase dimuka bibir jalan raya kranggan terusan Jalan Raya Hankam. Keberadaan bangunan hotel ilegal tersebut pun berada di belakang ruko yang belum lama dibangun itu.

Warga RW09 merasa kecolongan dengan keberadan hotel itu, pasalnya mereka (warga.red) tak mengetahui jalannya pembangunan untuk penginapan tersebut. Karna, warga membeberkan pihak pengembang hotel tak pernah mengajukan izin lingkungan diwilayahnya.

“Belum ada yang datang dari pihak RT, RW hingga Lurah terkait dengan adanya pembangunan hotel disana. Kita mengetahuinya, setelah melalukan kroscek ternyata sudah ada hotel dan sudah beroperasi beberapa waktu lalu,” terang salahsatu warga RW09 inisial (SA) yang tak mau disebutkan namanya tersebut.

Menurut SA kepada zonapantau.com, dirinya prihatin kepada aparatur setempat, kenapa diwalayah yang notabennya perkampungan ada bangunan tempat penginapan dalam bentuk hotel.

“Saya takut hotel tersebut di jadikan tempat maksiat, mungkin saat ini belum terlihat karna hotel tersebut belum lama berdiri dan beroperasi, tapi nantinya akan ada dampak yang merugikan dalam bentuk penyakit masyarakat,” ungkap SA.

Lurah Jatiraden, Agus Mulyadi, terpisah mengatakan pihak kelurahan pernah mendatangi di ruko Sampoerna Square tersebut yang masih dalam proses pembangunan. “Awalnya pernah saya cek dan izinnya memang untuk peruntukan ruko, namun setelah ruko jadi setelah dilihat ternyata dibelakang bangunannya terdapat hotel,” kata Lurah, Selasa (24/4/2018).

Lurah Agus, menambahkan saat pihak kelurahan mengetahui ternyata di ruko tersebut terdapat bangunan hotel. “Ketua RW09 sudah saya tegur, dan katanya sedang diurus perizinannya, tapi sampai sekarang kita belum tahu uda diurus atau belum izin hotelnya,” terangnya.

“Adanya info dari warga, nanti akan kita utus kasi trantib kelurahan tindaklanjut untuk mendatangi kembali hotel tersebut untuk menanyakan perizinan hotelnya. Secepatnya akan saya cek, karna kita juga tidak mau nantinya akan menimbulkan gejolak masyarakat ditengah lingkungan keberadaan hotel tersebut,” ungkap Lurah Agus. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts