FLS2N 2018 di Bekasi Utara Berjalan Sukses

 Berita Terkini, Pendidikan
banner 468x60

ZONA BEKASI (Pendidikan) – PAGI tadi, Selasa 17 April 2018, seluruh sekolah tingkat SD negeri maupun swasta se-Kecamatan Bekasi Utara telah mengikuti kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang diselenggarakan oleh pihak UPTD Pembinaan SD Kecamatan Bekasi Utara.

Lomba ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Ali Fauzie, UPTD Pembinaan SD Kecamatan Bekasi Utara Yeni Suharyani, Pengawas SD, Kepala Sekolah, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Basuni, dan Ketua Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) Abd Latif.

Menurut, Samlawi selaku Ketua Panitia Pelaksanaan kegiatan, bahwa adanya FLS2N tersebut, para siswa, guru, kepala sekolah berprestasi bisa berguna untuk meningkatkan kecintaan terhadap seni budaya bangsa dan menguatkan karakter mulia dalam membentuk kelembutan hati.

Ia juga mengatakan, festival lomba ini diikuti oleh sekolah tingkat SD negeri maupun swasta se-Kecamatan Bekasi Utara yang terdiri dari 36 siswa berprestasi, 6 guru berprestasi, dan 1 kepala sekolah berprestasi.

“Lalu, kegiatan yang terdiri dari empat cabang FLS2N yang diikuti oleh lomba tari sebanyak 10 orang, penyanyi solo 12 orang, gambar bercerita 15 orang, dan Pantomim 5 orang,” ungkapnya, (17/04).

Selanjutnya soal tujuan atas penyelenggaraan lomba ini, kata dia bertuju untuk menumbuh kembangkan berbagai jenis kegiatan termasuk didalamnya, ialah meningkatkan ilmu usaha pengetahuan, tehnologi keterampilan kepribadian rasa percaya diri, kreatif, dan rasa percaya diri dari kepemimpinan yang demokratif.

Tempat yang sama, dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie mengungkapkan terimakasihnya kepada pihak UPTD, Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru se-Kota Bekasi yang sudah menyelenggarakan FLS2N.

Dikatakannya bahwa kegiatan ini dinilai sangat tepat untuk mengenalkan Pendidikan di Indonesia diarahkan untuk membentuk manusia seutuhnya. Sebagai bagian dari pembentukan budi pekerti, pendidikan dapat memberi kontribusi besar terhadap pembentukan jati diri, sikap, dan mental terpuji yang berakar dari nilai-nilai budaya bangsa.

“Karena di dalam pendidikan terangkum unsure pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude) yang terpadu dalam kreativitas dan kepribadian peserta didik,” sambungnya.

“Kesenian, sebagai salah satu unsur kebudayaan, merupakan pendorong pertumbuhan dan pengembangan berbagai bidang kehidupan. Dalam hubungan itu, pemanfaatan kebudayaan secara selektif akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kreatif,” pungkasnya. (Dhigan)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts