Jaksa Agung Tepis Masalah Pembelian Aset Disetujui Komisaris PT. Pertamina

 Berita Terkini, Nasional
banner 468x60
Foto. Jaksa Agung HM Prasetyo saat di Wawancarai Oleh Para Awak Media

Foto. Jaksa Agung HM Prasetyo saat di Wawancarai Oleh Para Awak Media

ZONA NASIONAL – JAKSA Agung HM Prasetyo menepis bahwa pembelian aset (interest participating/IP) milik ROC Oil Company Ltd di lapangan Basker Manta Gummy (BMG) Australia sudah disetujui oleh Direksi dan Komisaris PT Pertamina (Persero), menyusul tersangkanya bekas Dirut Pertamina Karen Galaila Agustiawan yang merugikan negara senilai Rp568 milyar.

“Siapa bilang, kamu dapat informasi darimana ada persetujuan dari Komisaris. Justru semestinya memang harus mendapat persetujuan, tapi kalau tidak bulat atau tidak ada sama sekali bagaimana, itu dimanipulasi katanya ada persetujuan, setelah diteliti ternyata tidak ada persetujuan itu,” tutur Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Jum’at (06/04/2018).

“Ya ada indikasi seperti itu. Jadi semuanya harus diajak, apa gunanya Komisaris kalau tidak diajak bahas sesuatu, apalagi ini masalah strategis dan sangat penting,” sambung dia.

Lanjut dia ketika Pertamina telah membentuk tim due dilligence atau uji tuntas atas pembelian aset tersebut, dan hasilnya belum keluar, namun sudah dilakukan pembayaran oleh PT Pertamina.

“Justru itu makanya, itu persolannya di di sana. Hasilnya belum keluar, sudah langsung di bayar, padahal sebelum di bayar perusahaan itu sudah nyaris ditutup, itulah persoalannya. Sehingga akhirnya dirugikan Rp500 miliar lebih dan uang itu akhirnya total loss, hilang semuanya,” tegas Prasetyo. (Sep)

 

Laporan : Edward (Edo).

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts