Perjalanan Muskot Ke-VI IPSI Kota Bekasi Terkesan Ada Unsur Pemaksaan

 Berita Terkini, Nasional
banner 468x60

ZONA BEKASI (Nasional) – BERANGKAT dari penyelenggaraan Musyawarah Kota (Muskot) Ke-VI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bekasi yang berlangsung di aula Kantor Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi disikapi tegas oleh salah satu Anggota IPSI Kota Bekasi. Pasalnya, perjalanan Muskot IPSI Kota Bekasi ke-VI yang digelar tersebut diduga ada unsur pemaksaan.

Sebut saja Anggota IPSI Kota Bekasi itu, P. Hariadi dari PPS Merpati Putih yang menyesalkan atas perjalanan Muskot ke-VI IPSI Kota Bekasi karena pertama para peserta tidak diundang secara legal dan terkesan terburu-buru dalam perjalanan Muskotnya. Lalu, ada pula terkesan untuk memenangkan salah satu calon, karateker selalu dibelokan.

Menurutnya, dalam perjalanan Muskot ke-VI IPSI Kota Bekasi di Duga ada pemaksaan kehendak Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Jawa Barat. Maka dari itu, Penyertaan beberapa perguruan PS yang sudah menyatakan keluar dari IPSI Kota Bekasi tahun 2013, terkesan pemaksaan pada satu figur kareteker, dan sebagaimana juga disetujui Pengprov IPSI Jawa Barat.

“Akan adanya pemaksaan tersebut, saya terpaksa mengambil jalur hukum untuk menggagalkan acara Muskot ke-VI IPSI Kota Bekasi,” ungkap, Hariadi saat diwawancarai, Sabtu (31/03/18).

Selanjutnya, kata Hariadi, setidaknya sekitar ada 17 perguruan Pencak Silat keluar sidang dari 24 yang sudah terverifikasi di tahun 2018.

“Malah, dari saudara ‘Rahmat’ yang kini masih sah menjadi Ketua IPSI Kota Bekasi saja dibatalkan secara sepihak oleh pimpinan sidang dengan menggunakan peserta sidang lain sebagai senjatanya. Dan semua ini dinilai sudah direncakan,” pungkasnya. (Dhigan)

 

Tonton Juga :

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts