Meresahkan Warga, ODGJ di Angkut Team URC Dinsos Kota Bekasi

 Berita Terkini, Pemerintahan
banner 468x60

ZONA BEKASI (Pemerintah) – Sejumlah regulasi dibuat pemerintah untuk menjamin pemenuhan hak kesehatan bagi penyandang disabilitas mental atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Regulasi bertujuan agar ODGJ bisa mendapatkan pelayanan baik secara medis maupun non medis.

Dua regulasi yang dipakai sebagai pemenuhan hak bagi penderita disabilitas mental adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

Sedangkan di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga.

Sejumlah regulasi tersebut sepertinya menunjukkan keseriusan pemerintah untuk menangani persoalan kesehatan jiwa di Indonesia.

Atas adanya peraturan yang dikeluarkan oleh kementrian tersebut, Dinas Sosial bekerja ekstra untuk bisa secepatnya menangani hal tersebut di wilayahnya masing-masing.

Salah satu contoh, Senin 26 Maret 2018, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi baru saja menyelesaikan tugasnya dalam menangani ODGJ diwilayah Kelurahan Jati Rahayu, Kecamatan Jati Sampurna, Kota Bekasi.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Junaedi mengatakan, sebelum menjemput ODGJ tersebut, Dinsos terlebih dahulu mendapatkan laporan langsung dari Lurah Jati Rahayu yang juga mendapatkan laporan warganya atas adanya ODGJ yang membuat resah warga sekitar lingkungan.

“Nah, maka dari itu atas adanya laporan tersebut Team URC Dinsos Kota Bekasi bergegas untuk menanganinya ke lokasi dimana ODGJ telah membuat resah warga sekitar dengan dibantu oleh pihak kelurahan setempat. Usai melakukan penanganan, pihak kami pun langsung membawa ODGJ ke Yayasan Galuh yang terletak diwilayah Rawa Panjang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (Dhigan)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts