Sawah Di Cariu Bakal Di Reklamasi Jadi Lahan Sehat

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

ZONA BOGOR (zonapantau.com) – Keberhasilan Budidaya pertanian padi tidak cukup hanya dengan mengandalkan kualitas benih padi pupuk dengan metode pengolahan. Tetapi ada hal yang penting harus diperhatikan yaitu lahan tanam padi karakteristik lahan dengan segala unsurnya terutama unsur haranya.

Lahan pertanian juga dapat mempengaruhi sehat dan tidak sehatnya tanaman padi, dari hasil peninjauan dari Direktorat Jenderal Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu ke Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor dari indikasi hasil tanam padi yang tidak memuaskan dalam artian padi tidak sehat dikarenakan adanya masalah unsur hara dilahan sawah wilayah kecamatan cariu.

Menurut pihak kementerian pertanian tersebut, karena unsur hara keasaman tanah PH terjadi penurunan karena sesuai dengan syarat untuk padi sehat antara 5 sampai 7 PH tanah di wilayah Cariu sudah menurun hingga ada yang sudah mencapai 3 PH berarti perlu adanya perbaikan unsur hara atau reklamasi lahan sawah mengembalikan unsur tanah PH nya menjadi normal kembali.

Untuk itu Dinas Pertanian Kabupaten Bogor dalam hal ini melalui UPT tanaman Pangan Kecamatan Cariu, membuat program pengolahan tanah untuk memperbaiki unsur hara di musim tanam tahun ini berupa pemberian suplemen pupuk dan obat obatan. Hal tersebut dilakukan sebagai perangsang untuk mengembalikan keadaan unsur hara tanah dengan PH yang normal sesuai dengan jenis tanaman padi yakni dengan PH 5-7.

Program ini dilakukan melalui kelompok – kelompok tani yang tersebar di kecamatan cariu dengan luasan lahan yang akan direklamasi seluas 200 ha dengan program tanam benih unggulan pula program ini akan dilaksanakan oleh para kelompok tani di desa Tegal Panjang dan Babakan Raden Kecamatan Cariu.

Kepala UPT pertanian Kecamatan Cariu, Tatang, SP, MSi, mengatakan kepada wartawan bahwa program ini upaya pengembalian unsur hara agar musim tanam padi di cariu ini menjadi tanaman Padi sehat meski memang bersifat instan dengan Sistem Dem Area. “Pelaksanaan akan serempak dilaksanakan oleh para petani dengan menebar pupuk dan stimulan,” ujarnya.

Tatang mengatakan, dalam kegiatan ini kelompok tani akan mendapat bantuan dari pemerintah secara langsung kepada kelompok tani melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bogor. “Semua itu dinas lakukan agar dapat bersinergi dengan para kelompok tani yang ikut terlibat dalam melaksanakan program ini,” jelas tatang.

“Kami tinggal menunggu instrumen apa saja yang perlu dipersiapkan dalam rangka kegiatan ini tentunya bentuk sosialisasi kepada para petani, meski bersifat instan kami siap melaksanakan program ini. Adapun sistem yang akan dilaksanakan, kami mengikuti juklak dan juknis, dan kami menghimbau dalam kegiatan ini agar petani melaksanakan dengan Sungguh – sungguh agar kualitas padi sehat akan terjaga karena adanya upaya,” tandas tatang. (Yudhi)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts