Walikota Bekasi Dukung Program Pemotongan Gaji ASN Untuk Zakat

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan
banner 468x60

ZONA BEKASI (Pemerintah) – TAHUN ini Pemerintah pusat akan memotong 2,5 persen dari gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk membayarkan zakat. Ketentuan itu berlaku khusus PNS muslim dan akan tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres).

Melalui kutipan komentar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melalui (CNN Indonesia) ia menegaskan, bahwa pemotongan gaji demi zakat bagi PNS muslim itu tidak bersifat mandatory (wajib). Sehingga, PNS Muslim yang menolak bisa mengajukan keberatan.

“Sedang dipersiapkan Perpres tentang pungutan zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim. Karena, kewajiban zakat hanya kepada umat Islam. Ini bukan paksaan, lebih kepada imbauan,” ujarnya ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan beberapa hari lalu.

Soal pungutan zakat 2,5 persen bagi ASN Muslim se- Indonesia yang sudah dihimbaukan oleh pemerintah pusat tersebut, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi angkat suara bagi diwilayahnya.

Menurut dia peraturan yang dikeluarkan pemerintah soal pemotongan gaji ASN 2,5 persen itu dianggap bagus. Karena di Agama pun sudah diwajibkan bahwa setiap umat islam berhak menyisihkan hartanya 2,5 persen untuk anak yatim.

Ia juga menambahkan bahwa zakat 2,5 yang dihasilkan dari pemotongan gaji ASN ini akan tersalurkan ke baznas, lalu dikembalikan kembali ke yang membutuhkan seperti masyarakat dalam melanjutkan pendidikan, kesehatan, dan yang lainnya. (Dhigan)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts