SPP Menunggak, Anak Tukang Tambal Dibantu Walikota Bekasi

 Berita Terkini, Nasional, Pemerintahan, Pendidikan, Serba-Serbi
banner 468x60

ZONA BEKASI (Serba Serbi) – CUMA gara-gara tak memiliki biaya untuk melunasi SPP sekolah, anak dari seorang tukang tambal ban diduga tidak akan bisa mengikuti Ujian Nasional (UN).

Bapak Udin warga asli bekasi yang tinggal diwilayah Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu Rt.005/001 selaku dari orangtua anak tersebut merasa sedih saat mendengar cerita anaknya yang tidak akan mengikuti UN cuma hanya gara-gara adanya tunggakan pembayaran SPP di sekolah.

Karena bingung soal tunggakan SPP, dia berinisiatif menghubungi kerabat dekatnya guna untuk meminta pertolongan soal pembayaran SPP sekolah anaknya. “Saya sempat dikasih saran oleh kerabat untuk meminta sedikit bantuan ke pihak Kelurahan diwilayahnya (Pengasinan). Namun saat sampai disana hanya diberi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” ujarnya.

Menurut sepengetahuan dia, SKTM hanya berlaku untuk ke sekolah negeri saja, kalau di sekolah swasta SKTM tidak berfungsi. Karena dirinya pernah mengajukan SKTM ke sekolah swasta anak pertamanya, kata pihak sekolah SKTM hanya berlaku di negeri, kalau di swasta berlaku, nanti bayar gaji para guru menggunakan apa?.

Lebih ironisnya lagi, pihak Kelurahan Pengasinan tidak memberi solusi yang tepat terkait penggunaan SKTM kepada dia. “Pihak kelurahan hanya memberi SKTM, dan tidak diberikan solusi apa-apa untuk melonggarkan permasalahan yang saya alami,” keluhnya.

Karena tidak mendapatkan solusi dari pimpinan wilayah seperti Kelurahan Pengasinan, dirinya bergegas menemui kerabat dekatnya kembali untuk menceritakan hasil pertemuannya dengan pihak kelurahan.

Lanjut, hari berikutnya kabar baik menghampiri keluarga Udin. Pasalnya, pada hari, Selasa (06/02/18) dirinya mendapatkan bantuan langsung dari Bapak Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. “Saya juga belum mengetahui siapa yang mengadu keluh kesah tunggakan iuran SPP anak saya, karena yang mengetahui permasalahan ini hanya kerabat dekat saya aja,” ungkapnya, Rabu (07/02/18).

Berkat bantuan yang diberikan kepada keluarganya, dia mengucapkan banyak terimakasih kepada Walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang sudah membantu mengurangi rasa kegelisahan soal tunggakan iuran SPP sekolah anaknya. “Saya berdoa agar bapak Rahmat Effendi diberikan kesehatan dan selalu menjadi pimpinan yang ingat pada masyarakat kurang mampu,” pungkasnya. (Dhigan)

 

Narasumber : Udin (Tukang Tambal Ban)

Author: 

www.zonapantau.com

Related Posts